Penyelundupan Obat Terlarang Yarindo Digagalkan oleh Petugas Lapas
Hukum & Kriminal

Penyelundupan Obat Terlarang Yarindo Digagalkan oleh Petugas Lapas

Sleman, (sleman.sorot.co) - Rencana penyelundupan ratusan butir obat keras jenis Yarindo berhasil digagalkan berkat kecurigaan petugas Lapas Narkotika Kelas II A Yogyakarta terhadap pembesuk yang merupakan kerabat warga binaan.

Iptu Farid M Noor, KBO Satnarkoba Polresta Sleman, saat dihubungi, membenarkan adanya penangkapan ini. Saat ini, kasus tersebut sedang ditangani oleh Satresnarkoba Polresta Sleman.

Dua orang warga binaan MK dan MDS berencana menyelundupkan pil dengan cara mencampur dalam nasi yang di bawa oleh keluarganya,” bebernya Selasa (12/9).

Tindakan penyelundupan ini berhasil digagalkan oleh petugas yang saat itu tengah melakukan pemeriksaan. Diketahui, petugas Lapas mendeteksi adanya indikasi pelanggaran melalui pembicaraan telepon wartelsus, fasilitas yang digunakan oleh warga binaan untuk berkomunikasi dengan keluarganya. 

Dalam percakapan tersebut, menurut Farid, petugas mendengar indikasi akan adanya upaya penyelundupan obat terlarang. Ternyata, dugaan tersebut benar, ketika dua wanita, TS dan WA, yang datang membesuk MK dan MD membawa nasi. TS, yang merupakan istri MK, membawa nasi, mie goreng, dan sayur brongkos, sementara WA, ibu dari MDS, membawa nasi, oseng, dan ati ampela.

Aksi tersebut terbongkar saat keduanya menjalani pemeriksaan. Awalnya keduanya tidak mengakui perbuatan itu, akhirnya TS mengaku bahwa telah mencair ratusan butir pil Yarindo ke dalam makanan yang dibawanya itu. Sedangkan pengakuan WA menerima titipan dari seseorang di luar Lapas untuk diberikan kepada MDS dan tidak tahu juga kalau di campur narkoba. Sehingga keduanya langsung ke Sat Narkoba Polresta Sleman untuk pemeriksaan lanjutan,” tandasnya.

Kalapas Narkotika Kelas II A Yogyakarta, Ramdani Boy, menambahkan bahwa selain MK dan MDS, dua warga binaan lainnya juga terlibat dalam rencana penyelundupan ini, yaitu SP dan F. Saat ini, mereka telah ditempatkan di sel isolasi untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk pembesuk yang terlibat sudah kami mintai identitasnya guna menjalani pemeriksaan dengan Sat Narkoba Polresta Sleman,” tutupnya.