Komentari Ade Armando, Dosen UGM Kena Sanksi, Hibah Penelitian Distop
Pendidikan

Komentari Ade Armando, Dosen UGM Kena Sanksi, Hibah Penelitian Distop

Sleman,(sleman.sorot.co)--Universitas Gadjah Mada (UGM) memberikan sanksi etik kepada dosennya, Karna Wijaya setelah postingannya viral di media sosial akibat diduga menghina Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando pada April 2022 yang lalu.

Melalui Keputusan Rektor Universitas Gadjah Mada Nomor 1843/UN 1.P/KPT/DSDM/2022 yang ditandatangani Rektor UGM tanggal 19 Juli 2022, Dosen Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam tersebut dijatuhi sanksi penghentian hibah penelitian selama 2 semester yang diberikan universitas dan/atau fakultas.

"Sanksi etik dalam Keputusan Rektor ini telah mempertimbangkan rekomendasi dari Dewan Kehormatan Universitas melalui Keputusan Dewan Kehormatan UGM Nomor 1 Tahun 2022 pada tanggal 17 Juni 2022," ujar Rektor UGM, Ova Emilia pada Rabu (03/04/2022).

Selain itu Karna Wijaya juga diwajibkan menyampaikan permintaan maaf secara tertulis melalui media massa arus utama nasional paling lambat 14 hari sejak keputusan rektor di atas berlaku serta tidak mengulangi lagi perbuatan yang sama. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UGM juga akan melakukan pembinaan pegawai yang wajib diikuti oleh yang bersangkutan. 

"Jika nanti terbukti tidak melaksanakan sanksi etik sebagaimana tersebut maka akan dijatuhi sanksi yang lebih berat,” ujar Ova lebih lanjut

Sanksi tersebut bermula dari postingan media sosial Karna Wijaya yang diduga melecehkan dan menghina Ade Armando yang dikeroyok dan ditelanjangi massa saat demonstrasi 11 April di Jakarta. Postingan tersebut viral dan mendapat hujatan dari netizen.

Ketika dikonfirmasi, Karna menolak memberikan keterangan terkait dampak sanksi tersebut kepada dirinya atau mahasiswanya.

"Sekali lagi mohon maaf, saya diminta tidak berbicara dengan siapapun oleh tim pengacara kami," ujar Karna.