Kasus Tertembak Senapan Angin,  Perbakin Sleman Sarankan Hobi Menembank Masuk Club
Komunitas

Kasus Tertembak Senapan Angin, Perbakin Sleman Sarankan Hobi Menembank Masuk Club

Sleman, (sleman.sorot.co) - Insiden senapan angin yang mengakibatkan korban jiwa di Moyudan, Sleman, Minggu (19/6/2022) petang menjadi perhatian banyak pihak, termasuk Persatuan Menembak Indonesia, Perbakin, Sleman. Terlebih baik korban maupun terduga pelaku masih berstatus remaja.

Ketua Pengkap Perbakin Sleman, Herwan Budi Sulistyo, mengatakan turut prihatin atas kasus Senapan angin yang mengakibatkan korban jiwa itu. Hal tersebut dikarenakan faktor kurangnya pengetahuan dalam penggunaan senjata api, khususnya senapan angin yang banyak beredar luas di masyarakat.

Untuk itu, masyarakat yang hobi dan senang dengan kegiatan menembak disarankan ikut masuk menjadi anggota club menembak. Sebab bagaimana pun juga senapan angin tetap berbahaya.

'' Jika masuk di club menembak akan banyak mendapat edukasi cara dan bagaimana menggunakan senjata api, atau senapan angin dengan baik,sekaligus juga dapat untuk mengejar prestasi diajang kompetisi perlombaan menembak,” jelasnya.

Perbakin Sleman sendiri memiliki 7 Club yang masuk dalam kepengurusannya, dimana 1 club beranggota kurang lebih 20 orang, kegiatan yang banyak dilakukan Pengkap Perbakin Sleman lebih pada kepentingan olahraga menembak, baik menembak sasaran, menembak target maupun kegiatan outdoor seperti berburu.

Selain itu, Perbakin Sleman memiliki 3 bidang dalam segi berkegiatan yakni seperti bidang tembak reaksi, baik jarak pendek dengan pistol api, maupun laras panjang, lalu bidang berburu, dan juga bidang tembak sasaran.

Terkait Perijinan tentang senjata api sendiri, Herwan Budi, menjelaskan hal tersebut bukan menjadi kewenangan perbakin, namun sudah menjadi ranah aparat kepolisian.

Herwan Budi juga menginformasikan, Perbakin Sleman telah melakukan banyak persiapan, guna gelaran Porda 2022 pada September mendatan.