Tersangka Penipuan dan Penggelapan Ditangkap Usai Dipancing COD
Hukum & Kriminal

Tersangka Penipuan dan Penggelapan Ditangkap Usai Dipancing COD

Depok,(sleman.sorot.co)--Diduga lakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan, IS (31) warga Perum Telaga Murni, Telaga Murni Cikarang Barat Bekasi Jawa Barat, harus ditangkap dan diamankan oleh Polsek Depok Barat. Tersangka melakukan perbuatannya terhadap korban Fajar (26) warga Panghungharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul.

Kapolsek Depok Barat Kompol Rachmadiwanto, didampingi Kanit Reskrim Iptu Mahardian Dewo SIK mengatakan, modus yang dilakukan tersangka terbilang unik. Dimana pelaku ini berpura-pura membeli barang dengan cara COD kemudian dibawa kabur. 

Jadi tersangka ini berpura-pura menjadi pembeli handphone dengan cara COD. Setelah handphone diserahkan, tersangka langsung melarikan diri. Uang pembelian tidak diserahkan kepada korban, jelasnya, Senin (5/4/2021).

Diceritakan, kasus ini bermula saat korban Fajar menawarkan barang dua buah handpone merk Iphone melalui media sosial facebook. Tidak lama diunggah, tersangka kemudian menghubungi korban.  

Dalam postingannya, tersangka mengatakan kalau akan membeli dua buah handpone milik korban sekaligus. Namun, tersangka menyuruh pada korban agar mengantarkan handpone ke rumah kostnya di Tompeyan, Tegalrejo, Yogyakarta. 

Selanjutnya, korban datang ke kos tersangka dengan membawa handpone yang akan di jualnya. Setelah sampai, korban langsung menyerahkan handponenya. Kemudian, tersangka membawa handpone tersebut ke dalam kamar kos.

Saat dibawa ke dalam, tersangka beralasan pada korban, kalau handpone akan ditunjukkan kepada pacarnya, tambahnya. 

Pada waktu pergi, tersangka meminjam motor milik Rico (44) penjaga kos, tersangka menginap, dengan alasan ingin mengambil uang di ATM untuk membayar habdpone yang baru dibeli. Tapi setelah ditunggu pelaku tidak juga kembali. 

Merasa curiga, karena tersangka tidak keluar kamar. Korban langsung melakukan pengecekan di ruang kamarnya. Setelah di cek, ternyata tersangka tidak ada di dalam rumah.

Sadar menjadi korban penipuan dan penggelapan, korban lantas melaporkan ke Polsek Depok Barat guna pengusutan lebih lanjut. Dari laporan itu, petugas kemudian melakukan penyelidikan di lapangan.  

Dari hasil penyelidiakan, petugas mendapat informasi bahwa ada seseorang dengan ciri ciri mirip dengan pelaku dan akan melakukan pembelian handpone dengan cara COD. Mengetahui hal itu, petugas langsung berkoordinasi dengan korban untuk menangkap tersangka.

Tersangka kami pancing dengan cara akan membeli handphone korban dengan COD. Tersangka kami tangkap di daerah Ngabean, Kota Yogyakarta beberapa hari lalu. Atas kasus ini, tersangka dijerat Pasal 372 penggelapan dan 378 penipuan dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara, pungkas Kompol Rachmadiwanto.