Meski Sudah Dilarang, Paslon di Sleman Tetap Bawa Massa Pendukung
Politik

Meski Sudah Dilarang, Paslon di Sleman Tetap Bawa Massa Pendukung

Sleman,(sleman.sorot.co)--Pengundian nomor urut Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Sleman yang diselenggarakan di gedung serbaguna Kabupaten Sleman, Kamis (24/9) pagi dijaga dengan pengawalan ketat penerapan protokol kesehatan. Bahkan awak media yang akan melakukan peliputan tidak diperkanankan untuk masuk ke dalam pengundian nomor urut sehingga dalam melakukan peliputan hanya dari luar gedung saja. 

Kordinator Divisi Hukum Bawaslu Kabupaten Sleman, Arjuna Al Ichsan Siregar mengatakan terkait pengundian nomor urut paslon hari ini, intinya di dalam peraturan KPU nomor 13 tahun 2020 yang baru di Undang-Undangkan tadi malam, sesungguhnya bahwa dalam proses pengundian nomor urut tersebut tidak diperkenankan pasangan calon membawa massa pendukung, arak-arakan dan sebagainya. Terkait dinamika yang terjadi, banyaknya pasangan calon yang membawa massa pendukung, di dalam rapat pleno tadi sudah disampaikan masukan dan saran kepada KPU untuk menunda proses pengambilan nomor urut sampai massa pendukung bisa dibubarkan.

Karena hal itu tidak dibenarkan dalam PKPU tersebut. Maka dari itu, kami akan melakukan kajian, bagaimana sikap Bawaslu sleman selanjutnya, jelasnya saat ditemui.

Arjuna menambahkan di dalam peraturan tersebut di luar gedung proses pengundian nomor urut tersebut juga tidak diperbolehkan ada massa yang berkumpul. Bawaslu memberikan himbauan kepada massa pendukung di luar untuk membubarkan diri.  

Menanggapi hal itu, pasangan calon bupati-wakil bupati sleman, Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa mengatakan, pemberitahuan larangan membawa massa pendukung suratnya baru diterima tadi pagi. Sehingga yang bisa memasuki di area rapat pleno hanya berjumlah 8 orang saja.

Pendukung-pendukung ingin ikut berpartisipasi memantapkan. Dengan adanya himbauan protokol kesehatan tersebut, maka semua pendukung akan mematuhi peraturan tersebut, tandasnya. 

Sedangkan proses pengundian nomor urut paslon sendiri berjalan cukup baik. Semua paslon menghadirinya. Sedangkan untuk nomor urut, pasangan Danang Wicaksana - Agus Cholik mendapatkan nomor urut 1, pasangan Sri Muslimatun - Amin Purnomo nomor urut 2, dan pasangan Kustini Sri Purnomo - Danang Maharsa mendapatkan nomor urut 3.