Kasus PSK Tewas, Polisi Tetapkan Pelanggan Korban Jadi Tersangka
Hukum & Kriminal

Kasus PSK Tewas, Polisi Tetapkan Pelanggan Korban Jadi Tersangka

Depok,(sleman.sorot.co)--Unit Reskrim Polsek Depok Barat akhirnya menetapkan seorang pelaku atas tewasnya seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) berinisial DP warga asal Solo, Jawa Tengah. Tersangka diketahui berinisial AP warga Purworejo yang diduga sebagai pelanggan korban.

Kapolsek Depok Barat, Kompol Rachamdiwanto melalui Kanit Reskrim Iptu Isnaini mengatakan, setelah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan usai melakukan gelar perkara terhadap kasus itu, polisi akhirnya menetapkan AP sebagai tersangka.

AP mulai menjadi tersangka sejak Senin (14/9) sore, jelasnya, Selasa (15/09). 

Diungkapkan, tersangka AP ini terancam Pasal 359 KUHP dan atau Pasal 363 KUHP yakni tentang kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dan atau pencurian dengan pemberatan. Penerapan pasal tersebut dikarenakan AP dianggap lalai karena pada saat tubuh korban mengalami kejang-kejang, tersangka tidak memberikan pertolongan. Namun tersangka AP ini justru menutup mulut korban PSK dengan kaos. 

Pengakuan tersangka, AP merasa ketakutan karena suara korban keluar dari mulutnya. Kaos yang berwarna hitam tersebut juga diikatkan ke belakang oleh tersangka. 

Sedangkan untuk kasus pencuriannya, dilakukan usai kejadian/ Tersangka mengambil dua unit HP milik korban kemudian keluar kamar menuju parkiran hotel. Saat itu memang handphone milik korban berbunyi terus.

Tersangka mengambil handphone milik korban karena ketakutan. Unsur pencurian masuk sehingga kita juga kenakan Pasal 363 KUHP karena pencurian dilakukan pada malam hari, lanjut Kapolsek.

Sedangkan berdasarkan informasi, korban DP ini memang dalam pekerjannya adalah seorang PSK online. Bahkan dalam melayani tamunya, DP sering ditemani oleh suaminya. Untuk mencari pelanggan, selama ini korban sering menggunakan aplikasi MiChat.

Sebelum kejadian, korban memang telah melayani 6 orang tamu laki-laki hidung belang. Untuk tarif sekali kencan yakni antara 300-400 ribu itupun sudah termasuk dengan hotelnya, jelas salah satu anggota reskrim Polsek Depok Barat.