Warung Makan Penyetan Super Dower Terbakar, Kerugian Jutaan
Peristiwa

Warung Makan Penyetan Super Dower Terbakar, Kerugian Jutaan

Berbah,(sleman.sorot.co)--Sebuah warung makan penyetan Super Dower yang berada di Jalan Bercak – Berbah, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, terbakar, Rabu (15/01/2020) pukul 04.10 WIB. Akibat peristiwa itu pemilik mengalami kerugian jutaan rupiah.

Kapolsek Berbah, Kompol Agus Zainudin menjelaskan, sekitar pukul 02.00 WIB, saksi Hanif Cahyo Nugroho (23), telah menutup warungnya. Usai menutup, ia masih duduk-duduk di dalam warung dan belum tertidur. 

Sekitar pukul 04.10 WIB, saksi yang sedang terlelap tidur di dalam warung, tiba-tiba terbangun untuk ke kamar mandi. Pada saat di dalam kamar mandi, saksi mendengar ada suara sepeda motor berhenti di depan warungnya,” jelasnya Kamis (16/01/2020) siang.

Selang 10 menit kemudian, lanjut Kapolsek, terdengar kaca warung pecah. Mendengar hal itu, saksi kemudian keluar dan membuka dapur warung dan melihat ada api menyala membakar dapur dan atapnya.  

Mengetahui hal tersebut, Hanif berteriak minta tolong kepada warga sambil mencabut regular gas dan mengeluarkan sepeda motor miliknya. Warga yang mendengar teriakan korban, kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya yang menjalar sampai ke atap. 

Api berhasil di padamkan oleh warga. Sehingga mobil pemadam kebakaran tidak datang ke lokasi kejadian. Akibat kejadian, korban mengalami kerugian sekitar Rp 5.000.000 dengan kerusakan usuk dan asbes warung terbakar. Selain itu kaca dapur di samping kiri atas juga pecah,” lanjutnya.

Petugas Polsek Berbah yang mendapatkan informasi adanya kebakaran di lokasi langsung mendatanginya. Dari hasil olah tempat kejadian dan keterangan saksi, dugaan sementara terjadinya kebakaran dikarenakan berasal dari kaca etalase yang pecah akibat lemparan bekas botol mineral dari plastik. Dugaan tersebut  karena ditemukan bekas botol minuman mineral dari plastik yang meleleh di atas meja dan menempel di kayu. 

Untuk lokasi kejadian saat ini telah diberi garis polisi guna proses penyelidikan lebih lanjut,” tutup Kapolsek.