Bikin Onar dan Berbuat Kejahatan di Jalanan, Belasan Remaja Diamankan
Hukum & Kriminal

Bikin Onar dan Berbuat Kejahatan di Jalanan, Belasan Remaja Diamankan

Depok,(sleman.sorot.co)--Jajaran Satreskrim Polres Sleman mengamankan 14 remaja karena melakukan tindak pidana atau kejahatan di jalanan secara bersama-sama pada pada Sabtu dan Minggu (4 dan 5 Januari). Mereka diamankan pada Senin (6/1), Selasa (7/1), Rabu (8/1) dii rumah masing-masing dan 4 remaja diamankan di wilayah Cilacap.

Belasan remaja yang diamankan yakni AGW (20) dan RMM (19) warga Kelurahan Baciro, Kecamatan Gondokusuman, beraksi di Jalan Moses, Mrican. AP (20), SAS (20) warga baciro, melakukan perusakan di Jalan Perumnas bersama RMM dan AGW. ES (20), RAS (20), AP (20), SAS (20), RMM (19), ADE (16), dan ADL (16) warga Baciro Yogyakarta, serta RA (20) warga Bausasran melakukan perusakan warung makan di Jalan Anggajaya Condongcatur.

"Sebenarnya di lokasi kejadian ada beberapa pelaku yang terlibat. Jadi satu orang ada yang melakukan di 3 lokasi," ujar Kabid Humas Polda DIY Kombes Yulianto, Jumat (10/1).

Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah menambahkan, sebelum beraksi mereka menggelar pesta miras untuk perayaan pemilihan ketua gank mereka di salah satu cafe di Desa Nologaten, Kecamatan Depok. Saat peseta miras mereka bertemu dengan kelompok lain itu yang membawa senjata tajam. Merasa ditantang, para pelaku mengejar kelompok itu. 

Saat terjadi kejar-kejaran, mereka melakukan pembacokan, penganiyaan hingga perusakan. Di Jalan Moses, dua orang korban mengalami luka bacok yakni Raden Muhammad dan Reza Bondan. Di Jalan Perumnas pelaku membacok korban Fajri Imam Santoso. Korban hingga luka sobek di bagian kepala. Sedangkan di warung makan Condongcatur, korban Susanto mengalami kerugian Rp 4,5 Juta akibat peralatan di warung itu dirusak.

Penangkapan para pelaku berawal dari laporan dari korban kemudian ditindak lanuuti dengan penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan petugas, aksi mereka terekam cctv sehingga memudahkan petugas melakukan identifikasi. Petugas kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menangkap belasan pelaku tersebut.

Atas perbuatannya, para pelaku akan dijerat pasal 361 dan 170 KUHP tentang penganiayaan dan perusakan serta UU Darurat No.21 tahun 1951 tentang senjata tajam dengan kurungan penjara minimal 5 tahun.