Numpang Tidur, Pemuda Curi Sepeda Motor, Handphone dan Laptop Temannya
Hukum & Kriminal

Numpang Tidur, Pemuda Curi Sepeda Motor, Handphone dan Laptop Temannya

Sleman,(sleman.sorot.co)--Unit Reskrim Polsek Sleman mengamankan seorang pelaku pencurian motor berinisial RR (27), warga Jambi. Ia ditangkap karena mencuri motor di rumah korbannya, Eni Kadarwasiati, di Dusun Temon, Desa Pandowoharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman. 

Kapolsek Sleman, Kompol Sudarno melalui Kanit Reskrim, Iptu Yulianto mengungkapkan, penangkapan pelaku berdasar adanya laporan polisi pada 21 Desember 2019 lalu dengan pelapor Eni Kadarwasiati. Dalam pelaporan tersebut, korban mengaku kehilangan sebuah sepeda motor Kawasaki W75 warna hitam nomor polisi AB 5984 FX tahun 2017 beserta STNK, 1 buah telepon genggam, dan 1 unit laptop.

Korban dan pelaku sudah saling kenal. Sebelum mencuri, pelaku tidur di rumah korban. Saat mencuri, rumah dalam keadaan kosong. Pelaku melakukan pencurian di Dusun Temon RT 003 RW 023, Desa Pandowoharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman,” ucapnya Jumat, (3/1). 

Lebih lanjut, korban yang kembali ke rumahnya merasa kaget karena sepeda motor yang diparkirkan di depan garasi sudah hilang. Selain itu, laptop dan handphone yang ditaruh di dalam kamarnya juga ikut hilang.  

Mengehatui barang-barangnya hilang serta pelaku juga sudah tidak berada di rumahnya, korban merasa curiga dan langsung melaporkan ke Polsek Sleman. Petugas piket yang mendapatkan adanya laporan, langsung mendatangi lokasi kejadian guna melakukan olah tempat kejadian perkara.

Dari hasil penyelidikan petugas yang dilakukan secara manual dan melacak melalui handphone yang diambil oleh pelaku, akhirnya petugas dapat mengetahui keberadaan pelaku. Pelaku ditangkap pada Selasa (24/12) di Kertosono Nganjuk Jawa Timur,” lanjutnya.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga turut mengamankan barang bukti berupa sebuah sepeda motor Kawasaki W75 warna hitam nomor polisi AB 5984 FX tahun 2017 beserta Stnknya, 1 unit handphone merek Realme 5 pro warna biru dan 1 unit laptop. Atas perbuatannya, pelaku terancam Pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.