ROAR GAMA 4.0, Suguhkan Kolaborasi Musik Modern  dan Gamelan
Peristiwa

ROAR GAMA 4.0, Suguhkan Kolaborasi Musik Modern dan Gamelan

Bulaksumur,(sleman.sorot.co)--Sebuah pementasan gamelan berkolaborasi dengan musik zaman now bertajuk Rhapsody of the Archipelago: Gamelan 4.0 (ROAR GAMA4.0) digelar di Lapangan Graha Sabha Pramana UGM, Sabtu (30/11) malam. Pagelaran ini melibatkan sekitar 100 pengrawit, 100 penari dan sejumlah grup musik kekinian.

Project Director Roar Gama Ari Wulu mengatakan, artis dan musisi yang tampil dalam Roar Gama 4.0 yakni Letto, FSTVLST, Tashoora, Mantra Vultura dan Om New Pallapa Featuring Brodin. Para penampil diiringi tiga pangkon (tiga set) gamelan, yang terdiri dari dua set gamelan pentatonic dan satu set gamelan diatonis.

"Melalui gelaran ini kami mencoba kembali mendekatkan dan mengemas gamelan sehingga akrab dan dekat dengan cita rasa anak muda," ucapnya saat ditemui di sela-sela acara.

Sebelum Mantra Vutura naik panggung sebagai penampil perdana, dilaksanakan penyerahan penghargaan kepada kepada Ki Trimanto yakni gelar Empu Triwiguna dari Sri Sultan Hamengku Buwono X. Trimanto juga mendapatkan warding Lifetime Award dari ROAR GAMA 4.0. 

Empu Triwiguna mendapatkan anugerah Lifetime Achievement Award ini karena pengabdiannya yang tanpa henti seni dan budaya Indonesia, khususnya gamelan. Sebagai seorang empu pembuat gamelan, ia memiliki idealisme yang luar biasa. Ki Trimanto lebih memilih sama sekali tidak membuat gamelan, ketimbang menghasilkan perangkat gamelan yang berkualitas buruk.

Selain gamelan, karya-karya monumental Ki Trimanto antara lain Bende Millenium yang dipasang di Taman Impian Jaya Ancol, serta Bedug Kyai Ijo yang saat ini ada di Masjid Agung Tasikmalaya. Lifetime Achievement Award untuk Empu Triwiguna diterima oleh putri beliau Elisabeth Elly Suryana Ati.

Sementara itu, mitra kreatif ROARGAMA 4.0, Ishari Sahida, menjelaskan, penekanan acara ini adalah lebih tentang bagaimana anak-anak muda mengelola kebudayaannya.

Biasanya yang terjadi adalah band-band bermain diiringi orchestrasI barat, kali ini dibuat band-band tersebut membawakan karya mereka dengan diiringi orkestrasi timur, dalam hal ini gamelan.” Jelas pria yang kerap disapa Ari Wuluini.

Sehari sebelumnya (29/11), rangkaian ROARGAMA 4.0 digelar workshop Srawung Sandhing Gamelan oleh Gamelan MahasiswaSastraJawa FIB UGM (GAMASUTRA) di Gedung PKKH UGM. Di workshop yang terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya ini, para peserta tidak hanya diberi pelatihan cara bermain gamelan, namun juga diajari bagaimana unggah-ungguh ketika akan dan sedang bermain gamelan.