Koalisi Kebangsaan Sambangi Markas PDIP, Bawa Tiga Syarat Calon Pemimpin Sleman
Politik

Koalisi Kebangsaan Sambangi Markas PDIP, Bawa Tiga Syarat Calon Pemimpin Sleman

Sleman,(sleman.sorot.co)--Pelaksanaan Pilkada tahun 2020 Kabupaten Sleman masih akan dilaksanakan pada tanggal 23 September mendatang. Namun, komunikasi politik sudah mulai dilakukan tak terkecuali oleh Koalisi Kebangsaan yang datang ke Kantor DPC PDI Perjuangan Sleman, Jumat (22/11/2019) sore.

Koalisi kebangsaan yang terdiri dari 9 partai politik non parlemen seperti, Perindo, Demokrat, Hanura, PSI, Berkarya, PKPI, PBB, dan Garuda serta satu partai parlemen yaitu PPP membawa tiga syarat calon pemimpin yang akan pasti didukungnya pada ajang Pilkada 2020.

Ketua Koalisi Kebangsaan, M. Nasikin dari PPP Kabupaten Sleman menuturkan bahwa kegiatan kunjungan yang dilakukan untuk menitipkan pesan kepada calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan diusung PDIP harus mempunyai tiga syarat.

Menitipkan pesan kepada calon yang akan diusung oleh PDIP yaitu tiga hal yang pertama punya integritas kebangsaan, kebhinekaan, menjaga persatuan Indonesia, ini yang paling pokok tidak bisa ditawar-tawar,” ungkapnya.

Selain tiga hal itu, Koalisi Kebangsaan juga ingin mempunyai pemimpin yang saleh nantinya. Jika semua syarat itu ada dalam calon yang diusung oleh PDI Perjuangan, Koalisi Kebangsaan siap menggerakan mesin partai hingga ke tingkatan ranting untuk mendukung calon tersebut. 

Saleh jangan dimaknai bahwa, kami tidak terus lantas salehah tidak. Artinya saleh itu kriteria bagi kami yaitu visioner. Kami ingin punya punya pemimpin yang bisa mengembangkan Sleman kedepan lebih baik. Kalau (calon) yang akan diusung PDIP sesuai dengan syarat itu tadi akan kita dukung, tambahnya.

Sementara, Ketua DPC PDI Perjuangan Sleman, Koeswanto, menyebut tidak ada masalah dengan tiga syarat yang diajukan. Sebab tiga syarat tersebut sesuai dengan prinsip, ideologi PDIP serta arahan dari DPP PDI Perjuangan.

Harapan bisa memperkuat kami dalam mencalonkan calon bupati maupun wakil bupati dari PDIP. Permintaan dari Koalisi Kebangsaan adalah calon yang abdi rakyat, selalu dengan rakyat, memperjuangkan rakyat, bisa mengangkat pemberdayaan masyarakat. Selain itu juga kami (koalisi kebangsaan dan PDIP) pemimpinnya bisa menghilangkan intolenrasi di Sleman, dan nantinya Kabupaten Sleman bisa menjadi ikon anti intoleransi, tutupnya.