Kemah Budaya Pramuka Se-Jawa Jadi Sarana Penguat Bangsa
Pendidikan

Kemah Budaya Pramuka Se-Jawa Jadi Sarana Penguat Bangsa

Prambanan,(sleman.sorot.co)--Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X membuka Kemah Budaya Pramuka Se-Jawa (KBPJ) 2019 di Bumi Perkemahan Rama Shinta, Komplek Candi Prambanan, Rabu (10/7) sore. Kegiatan KBPJ 2019 diikuti oleh 688 anggota pramuka penegak dan pandega se-Jawa mulai DIY, Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Membacakan sambutan Gubernur DIY, Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X mengatakan, Kemah Budaya Pramuka se-Jawa merupakan wahana bagi generasi muda untuk bisa memahami keragaman budaya Indonesia. Generasi muda diharapkan juga dapat memiliki tekad untuk menjaga kelestarian budaya yang telah diwariskan turun temurun oleh nenek moyang.

Gerakan Pramuka masih relevan dengan situasi dan kondisi sekarang yakni globalisasi yang penuh dengan perkembangan teknologi komunikasi.

Gerakan pramuka tetap dapat menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda dan juga sebagai sarana penguat bangsa,” ujarnya.

Ketua Pelaksana KBPJ 2019, Dwi Adi Putra, menjelaskan kegiatan KBPJ dilaksanakan mulai Rabu, 10 Juli 2019 hingga Sabtu, 13 Juli 2019. Ada sejumlah aktivitas yang dilakukan peserta mulai ketrampilan tradisional, bakti sosial dan kearifan lokal, rembug budaya, serta giat khusus. Kemudian karnaval budaya, festival kuliner di stand pameran serta jelajah candi pada akhir kegiatan nantinya. 

Selain berpusat di Bumi Perkemahan Rama Shinta, kegiatan juga digelar di 5 wilayah DIY yakni Taman Budaya Kulon Progo, Embung Nglanggeran di Gunungkidul, Desa Wisata di Bantul, Desa Wisata Garongan di Sleman dan Kampung Dipowinatan di Kota Yogyakarta.

Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi mewakili Ketua Kwartir Daerah Pramuka DIY, menambahkan, kegiatan kemah budaya tersebut menjadi unggulan Kwarda DIY pada 2019. Menurutnya, KBPJ dapat digunakan sebagai pembelajaran budaya yang mengacu pada pencarian ilmu pengetahuan dan pertukaran ilmu budaya dengan sesama peserta.

Kemah Budaya Pramuka ini sekaligus jadi ajang persiapan Jogja International Scout Camp 2020. Kegiatan ini diharapkan jadi pengenalan terhadap kebudayaan bangsa, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan menitik beratkan pada luru ilmu dan liru kawruh,”ujarnya.