Nekat Curi Burung Murai, Pemuda Ini Babak Belur Digebuki Massa
Hukum & Kriminal

Nekat Curi Burung Murai, Pemuda Ini Babak Belur Digebuki Massa

Kalasan,(sleman.sorot.co)--Seorang pemuda berinisial KP (24), warga Dusun Kaliwaru, Selomartani, Kecamatan Kalasan, babak belur dihajar massa usai kepergok mencuri burung di Dusun Tunjungan Gatak II Selomartani, Sabtu 7 Juli 2018 pukul 03.00 WIB. Pelaku sempat menggondol burung jenis murai seharga Rp 3 juta yang berada di teras rumah warga.

Kapolsek Kalasan Kompol Teguh Mulyono malalui Kasi Humas Aiptu Asmoro Joko Sudibyo menjelaskan, pelaku ditemani satu rekannya beraksi di rumah korban bernama Eric Prasetia. Kronologi kejadian berawal saat Eric Prasetia pulang seusai nonton bareng pertandingan sepakbola Piala Dunia.

Sesampainya di depan rumah, korban melihat ada sepeda motor jenis bebek warna merah berhenti dengan seorang pengendara di depan rumah. Ia kemudian menyakan maksud dan tujuan kepada orang tersebut. Orang tak dikenal tersebut mengaku kehabisan bensin, namun belum sempat ditanya lagi, orang itu langsung melarikan diri.

Korban curiga karena ada gelagat aneh dengan orang itu. Dan ternyata orang itu tidak sendirian, karena satu rekannya berada di halaman rumahnya sedang memegangi burung murai milik korban. Sadar itu pencuri, korban berteriak dan berusaha menangkap pelaku yang mencoba lari,” ujar Aiptu Asmoro Joko Sudibyo, Kamis (12/7/2018).

Pelaku akhirnya berhasil ditangkap tak jauh dari rumah korban dan sempat menjadi bulan-bulanan warga yang emosi dengan aksi pelaku. Dari pengakuan pelaku, ia masuk ke rumah korban dengan cara memanjat memanjat tembok pagar kemudian menuju teras rumah tempat sangkar burung diletakkan. 

Namun bersamaan dengan itu, pemilik rumah pulang sehingga aksinya diketahui korbannya dan berhasil menangkapnya. Sementara itu, hingga kini petugas masih mengejar dan mencari keberadaan pelaku lain yang berhasil kabur melarikan diri.

Untuk identitas pelaku yang melarikan diri sudah kami kantongi. Kami meminta agar segera menyerahkan diri atau kami lakukan tindakan tegas,” pungkasnya.