Diduga Terlibat Jaringan Teroris, Penjual Bakso Tusuk di Sleman Ditangkap Tim Densus 88
Peristiwa

Diduga Terlibat Jaringan Teroris, Penjual Bakso Tusuk di Sleman Ditangkap Tim Densus 88

Mlati,(sleman.sorot.co)--Tim Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri dikabarkan menangkap seorang terduga teroris di wilayah Kecamatan Mlati, Rabu (11/7/2018) sekitar pukul 09.00 WIB. Anggota densus dengan pakaian preman berjumlah sekitar 15 orang tersebut menangkap terduga teroris bernama Saifullah (45), yang beralamatkan di Padukuhan Babatan Plumbon, RT.024/RW Baguntapan, Bantul.

Dari informasi di lapangan, terduga teroris ditangkap di toko Indomaret, Bedingin Wetan, Desa Sumberadi, Kecamatan Mlati. Selanjutnya, Tim Densus menggeledah rumah terduga teroris yang berada tak jauh dari lokasi penangkapan yakni di RT 05 / RW 35 Padukuhan Bedingin Wetan, Desa Sumberadi Mlati.

Menurut Ketua RT 05, Sumarjono, penggeledahan oleh Tim Densus berlangsung cukup lama yakni sekitar 1 jam. Dalam penggeledahan tersebut, petugas menemukan beberapa barang milik terduga teroris di antaranya, 1 buah busur anak panah, 1 bilah Samurai, 1 bilah pisau, 1 unit Laptop, 1 buah HP, buku-buku jihad, 1 unit mobil Toyota Kijang warna Biru, dan 1 unit motor Honda Vario warna putih.

Penggeledahan oleh Tim Densus cukup mengagetkan warga, karena kami tidak menyangka sama sekali kalau yang bersangkutan menjadi terduga teroris. Selain menangkap Pak Saifullah, petugas juga membawa istrinya, Sri Suhartati beserta dua anaknya,” ujar Sumarjono.

Usai melakukan penangkapan dan penggeledahan tersebut, anggota Densus 88 langsung meninggalkan lokasi dan membawa sejumlah barang bukti yang ditemukan di dalam maupun di sekitar rumah yang dikontrak oleh Saifullah. 

Dijelaskan Sumarjono, Saifullah diketahui sudah menempati rumah kontrakannya sejak bulan Februari 2018. Dalam kesehariannya, terduga teroris ini berjualan bakso tusuk keliling. Warga di sekitar juga tidak menyangka karena Saifullah pernah ikut kegiatan kerja bakti yang digelar warga.

Saat ini rumah kontrakan yang ditempati dipasang garis polisi,” tandasnya.