Derita Gangguan Jiwa, Polisi Hentikan Kasus Perempuan Pengemudi Jazz
Hukum & Kriminal

Derita Gangguan Jiwa, Polisi Hentikan Kasus Perempuan Pengemudi Jazz

Berbah,(sleman.sorot.co)--Proses hukum kasus pengemudi Honda Jazz warna silver bernomor polisi AB1979 U yang dianggap melawan petugas dihentikan oleh jajaran Polda DIY. Alasannya, pengemudi jazz bernama Any Sulstyowati, warga Grajegan, Margokaton Kecamatan Seyegan, diketahui mempunyai penyakit kejiwaan.

Kapolda DIY Brigjen Ahmad Dofiri mengungkapkan, hingga saat ini Any Sulstyowati masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Grasia Pakem. Ia berharap, semua masyarakat dapat mengambil pelajaran terhadap peristiwa tersebut.

"Intinya ya, memberikan pembelajaran terhadap warga masyarakat. Bagaimana pun juga, kalau misalnya ditanya polisi sebaiknya ya memang terbuka supaya tidak mencurigakan seperti itu. Tapi karena kondisi yang bersangkutan memang menderita sakit jiwa, kami sangat memaklumi," ucapnya, saat ditemui di Lapangan Denhanud Paskhas, Yogyakarta, Kamis (5/7/2018).

Ia menambahkan, pihak penyidik yang menangani kasus itu akan membuat berita acara yang menyatakan tidak akan melanjutkan proses hukum yang bersangkutan karena menderita gangguan jiwa. Terkait penembakan yang dilakukan oleh anggotanya dalam aksi pengejaran terhadap Any Sulstyowati, kata Kapolda, hal itu merupakan protap yang harus dilakukan oleh anggotanya. 

Kasus ini sendiri belum sempat dilakukan penyidikan, sehingga pihak kepolisian tidak akan mengeluarkan sp3 atau Surat Penghentian Penyidikan Perkara. Selanjutnya, pihak kepolisian menyerahkan penanganan kesehatan Any Sulstyowati ke pihak keluarganya.

Tidak ada penyidikan, sehingga tidak ada SP3. Ini kan hanya orang yang dalam kondisi gangguan jiwa kemudian melakukan tindakan yang dirasa mencurigakan pihak kepolisian. Kebetulan orang tersebut kabur saat mau diperiksa, karena mencurigakan sehingga dilakukan pengejaran,” tandasnya.