Waspada, Banyak Lampu Penerangan Jalan Umum di Jalur Mudik Gamping Mati
Peristiwa

Waspada, Banyak Lampu Penerangan Jalan Umum di Jalur Mudik Gamping Mati

Gamping,(sleman.sorot.co)--Memasuki H-4 lebaran, jalur mudik di kawasan Jalan Jogja-Wates yang merupakan akses bagi pemudik dari arah barat terpantau lancar. Sesuai pantauan petugas Pospam Simpang Gamping, belum terjadi kemacetan yang signifikan. Namun sudah mulai nampak kendaraan pribadi dan bus dari daerah barat didominasi plat B, D dan F sejak Minggu kemarin.

Terpantau Senin (11/06), melintas kendaraan pribadi nopol daerah Jawa Barat di Jalan Jogja-Wates sekitar pukul 08.00 WIB hingga 09.00 WIB. Untuk pemudik yang menggunakan motor, hingga pantauan terkini belum ada yang melintas di jalur mudik dari arah barat. Sesuai prediksi, peningkatan arus mudik terjadi pada H-3 lebaran.

Seperti yang ungkapkan oleh Mardiyana, Kepala Dinas Perhubungan Sleman telah menyiapkan jalur alternatif dari arah timur, barat dan utara. Sedangkan untuk mengurangi angka kriminalitas dan kecelakaan, Dishub Sleman melakulan pemasangan lampu untuk mendukung perjalanan di jalur mudik, sehingga tidak pula berkibat pada adanya pemudik yang tersesat.

Di samping itu, disampaikan oleh Mardiyana, bahwa selain menyiapkan jalur alternatif, Dishub Sleman juga menambah rambu-rambu lalu lintas dan penambahan petunjuk arah. Untuk jalur alternatif dari arah utara jalan dari Tempel diarahkanke kiri masuk di wilayah Turi, lalu menuju Pakem, tembus ke Cangkringan, menuju ke Kalasan dan masuk di Jalan Solo.

Dari timur, dari Solo, diarahkan masuk ke kiri melewati Prambanan menuju ke Piyungan dan masuk ke Ringroad. Sedangkan dari arah barat dari Purworejo diarahkan ke utara melewati Moyudan menuju Tempel, atau bisa berbelok ke kanan menuju Godean.

"Volume kendaraan pemudik untuk lebaran kali ini diprediksi Dishub Sleman, untuk kendaraan roda empar naik sekitar 4% dan peningkatan volume roda dua sekitar 2%," jelas Mardiyana.

Laporan dari petugas Pospam Simpang Gamping, di jalur mudik dari arah barat, beberapa penerangan jalan masih terlihat belum berfungsi secara optimal. Pasalnya banyak ditemukan lampu penerangan jalan di jalur mudik dalam kondisi mati. 

Menanggapi laporan ini, Mardiyana menyamapaikan bahwa tugas Dishub Sleman adalah koordinasi dengan pihak terkait seperti Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Yogyakarta. Bahwa kewenanagan perbaikan penerangan di jaan nasional berada di Satker PJN Yogyakarta.

"Kami melaporkan ke Satker, nanti mungkin akan diperbaiki. Kebetulan H-8 kena tronton," jelasnya.

Mardiyana menambahkan, bahwa barusaja digelar rapat koordinasi dengan Satker, Dishub Provinsi, Dishub Sleman, dan Dinas PU Sleman, bahwa semuanya sudah siap. Namun setelah diamati masih ada penerangan jalan di devider yang tidak berfungsi di perempatan jalan Demak Ijo menuju arah utara dan selatan. Mengingat kurangnya penerangan bisa berdampak pada kecelakaan, Dishub mencoba akan mengkoordinasikan dan melakukan pengamatan bersama Satker PJN Yogyakarta.