Pemudik Mulai Masuki Sleman, Polisi Pinjam Parkir Kafe Untuk Rest Area
Peristiwa

Pemudik Mulai Masuki Sleman, Polisi Pinjam Parkir Kafe Untuk Rest Area

Gamping,(sleman.sorot.co)--Memasuki H-5 Lebaran, pada Minggu (10/06/2018) jalur-jalur yang menjadi pintu masuk pemudik ke Yogyakarta, seperti Jalan Wates mulai dilintasi kendaraan roda empat dan bus dari luar kota. Terpantau, kendaraan luar kota yang melintas didominasi mobil pribadi dan bus dengan olat nomor B, F dan D.

Petugas Pospam Kepolisian Simpang Gamping pun mulai memantau arus kendaraan sejak pagi tadi. Nampak peningkatan arus mulai terlihat pada kendaraan yang melintasi Jalan Wates dari arah barat menuju timur. Kendati demikian, lalu lintas masih terkendali aman.

Meski belum ada peningkatan pemudik yang signifikan, namun petugas akan tetap mengantisipasi karena diperkirakan akan ada pemudik pasca sholat tarawih yang melintas. Selain itu, juga akan ada intensitas tinggi dari pengendara yang ingin berbelanja ke kota. Sesuai pantauan tahun sebelumnya, arus mudik mengalamai peningkatan pada H-3 Lebaran.

Kapolres Sleman, AKBP Muhammad Firman Lukmanul Hakim juga turut memantau kemantapan masing-masing Pospam di wilayah Sleman. Ia mengatakan, jalur-jalur rawan sudah dipersiapkan dengan menerjunkan personel di masing-masing Pospam. Seperti di kawasan Tempel, Gamping, Prambanan, Kalasan, hingga Maguwo yang merupakan jalur masuk bagi pemudik.

Polres Sleman dalam kesiapan Lebaran menerjunkan lebih kurang 500 personel dan terbagi dalam 7 Pospam di wilayah Sleman. Ke depan tidak hanya Polri yang turut melalukan penjagaan dan pemantauan, namun juga akan melibatkan TNI.

Kapolres Sleman pun mengimbau kepada seluruh masyarakatnya untuk turut menjaga ketertiban dan keselamatan. Mengingat DIY, termasuk Sleman juga menjadi tujuan bagi pemudik.

"Yang akan singgah dan di wilayah DIY khususnya Sleman sama-sama menjaga keselamatan dan ketertiban," kata Kapolres.

Selain itu, yang menjadi perhatian lain adalah pengoptimalan keberadaan rest area di jalur mudik yang berada di sebelah kiri jalan, sehingga pemudik dimudahkan tanpa harus berputar balik. 

"Di Gamping kendaraan dari barat ke timur, kendaraan kan males putar balik kita upayakan toko/restoran/kafe kita pinjam lokasi parkirnya untuk rest area sebelah kiri. Kalau kita biasa sebut hotspot laka nanti kita ploting personal,” ungkap dia.

Untuk upaya penanganan bagi pengendara motor yang mengantuk di jalan supaya tidak berdampak pada kecelakaan. Kapolres Sleman mengusulkan untuk membuat jalan kejut dan lampu pijar, supaya pengendara yang sebelumnya memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi setelah melewati jalan kejut dan lintasan dengan lampu pijar akan menurunkan kecepatannya.