Jelang Lebaran, Kawasan Wisata di Lereng Merapi Kembali Dibuka
Wisata

Jelang Lebaran, Kawasan Wisata di Lereng Merapi Kembali Dibuka

Pakem,(sleman.sorot.co)--Sejumlah objek wisata di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) yang berada di luar radius 3 Kilometer akan kembali dibuka. Pembukaan objek wisata di lereng Merapi tersebut menyusul dikeluarkannya surat edaran dari Balai Taman Nasional Gunung Merapi nomor 9/BTNGM/TU/Ren/06/2018 yang ditanda tangani oleh Kepala Balai TNGM Ammy Nurwati pada tanggal 08 Juni.

Sebelumnya, Balai TNGM membuka obyek wisata di kawasan TNGM diluar radius 3 Kilometer pada tanggal 31 Mei lalu. Namun balai TNGM kembali menutup setelah adanya laporan dari BPPTKG pada Jum'at (1/06) bahwa teramati dari Pos PGM Jrakah dan Babadan telah terjadi kebakaran hutan di sektor barat laut Merapi yang diakibatkan oleh material jatuhan (balistik) yang masih panas yang berjarak sekitar 1,5 Kilometer dari puncak.

Hingga pada 8 Juni, Balai TNGM kembali mengeluarkan surat edaran pembukaan kawasan TNGM karena berdasarkan rekomendasi dari BPPTKG Bahwa kawasan yang dimaksudkan berada di luar radius 3 Kilometer. Serta adanya pertimbangan libur Hari Raya Idul Fitri dan Cuti Bersama.

Adapun 4 obyek wisata yang kembali dibuka adalah Tlogo Muncar dan Tlogo Nirmolo di Kaliurang, Pakem. Lalu Panguk dan Plunyon di Kalikuning, Cangkringan. Juga obyek wisata Sapuangin Deles, Klaten, dan Jurang Jero Magelang.

Disampaikan oleh Kasubag TU TNGM Akhmadi, sama seperti pembukaan sebelumnya, saat ini ada 2 kawasan yang terkategori tidak dibuka oleh Balai TNGM. Dalam surat edaran terbaru tentang pembukaan obyek wisata di kawasan TNGM, semua obyek wisata kembali dibuka kecuali dua jalur pendakian ke Merapi. Yaitu jalur pendakian Selo di Boyolali dan Sapuangin di Klaten.

Status masih level II waspada dan pada radius 3 Km, itu termasuk 2 kawasan jalur pendakian Selo dan Sapuangin. Sedangkan yang 4 lokasi dalam surat edaran itu diluar radius 3 Km,” jelas Akhmadi.

Kasi Pengelolaan TNGM Wilayah 1 Nurpana Sulaksono menambahkan, seperti yang tertera dalam surat edaran, bahwa ini pembukaan kawasan biasa. Karena lokasi kawasan wisata di Kaliurang, yang radiusnya aman. Pembukaan ini, dalam dalam rangka pelayanan wisata di Kaliurang. 

Meski empat obyek wisata resmi kembali dibuka, himbauan dari Balai TNGM adalah pengunjung bisa beraktivitas dan berwisata di kawasan obyek wisata sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ditetapkan.