Advokat Korban Pemukulan Oknum Polisi Mengadu ke Polda DIY
Hukum & Kriminal

Advokat Korban Pemukulan Oknum Polisi Mengadu ke Polda DIY

Depok,(sleman.sorot.co)--Dugaan aksi pemukulan dan pengeroyokan terhadap Pengabdi Bantuan Hukum (PBH) LBH Yogyakarta saat menjalankan tugas advokat oleh oknum polisi di Polda DIY pada Selasa (01/05) lalu terus bergulir. Pada Jumat (11/05) kemarin, PBH LBH yang menjadi korban pemukulan akhirnya mendatangi Kantor Propam Polda DIY.

Emanuel Gobay, korban pemukulan oleh oknum polisi Polda DIY ditemani Direktur LBH Yogyakarta mengadukan perkaranya ke Bidang Profesi dan Pengamanan Polda DIY.

Setelah melakukan pengaduan, Propam memberikan keterangan berita acara pemeriksaan BAP awal. Sesuai keterangan dalam surat tanda penerimaan laporan, pelapor dalam hal ini Emanuel Gobay telah melaporkan pelanggaran bahwa terlapor diduga melakukam tindakan kekerasan terhadap pelapor.

Oknum polisi tersebut dilaporkan telah melanggar pasal 3 huruf (i) dan pasal 5 huruf (a) PP. RI No.02 Tahun 2003 tentang Disiplin Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia dan atau pasal 7 ayat (1) huruf (b) Perkab. No.14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

"Setelah direkomendasi barulah unit tersebut panggil saya untuk di BAP ulang selanjutnya panggil juga saksi yang saya sebutkan untuk di BAP. Yaitu dari kawan LBH ada 2 orang," jelasnya Emanuel, Sabtu (12/05/2018).

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi dugaan pemukulan dan pengeroyokan terhadap PBH LBH Yogyakarta ini bermula dari kedatangan Emanuel Gobay bersama rekan LBH ke Mapolda DIY. Kedatangan mereka adalah atas permintaan para aktivis yang diamankan di Mapolda pasca peristiwa unjuk rasa ricuh di simpang tiga UIN Sunan Kalijaga pada 1 Meri 2018 lalu. 

Namun keberadaan para advokat LBH Yogyakarta di Mapolda DIY dirasa tak disambut baik. Dengan sejumlah alasan mereka diusir dari lokasi hingga terjadilah aksi dugaan pemukulan terhadap Emanuel Gobay.