Pelajar SMP Asal Bogor Ditemukan Tewas di Kolam Renang Hotel
Peristiwa

Pelajar SMP Asal Bogor Ditemukan Tewas di Kolam Renang Hotel

Depok,(sleman.sorot.co)--Bocah 15 tahun ditemukan meninggal dunia di kolam renang Hotel Sri Wedari yang terletak di Jalan Laksda Adisutjipto Yogyakarta, Rabu (11/04/2018) pagi tadi. Korban bernama Muhammad Raiyhan Asyidiq yang merupakan pelajar SMP Citranusa Cibinong, Bogor ini tenggelam lantaran diketahui tak bisa berenang.

Raiyhan ditemukan sudah tak bernyawa di dasar kolam renang hotel yang memiliki kedalaman kurang lebih 3 meter itu.

Kanit Reskrim Polsek Depok Barat Iptu Irwan menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat sekitar pukul 06.00 WIB rombongan pelajar SMP Citranusa Cibinong yang berjumlah 20 orang melakukan kegiatan renang di kolam hotel tersebut.

"Selesai renang rombongan kembali ke kamar untuk ganti baju karena akan melanjutkan perjalanan wisata kembali," ucapnya Rabu siang.

Namun pada saat itu, Raiyhan memilih untuk istrirahat terlebih dahulu di tepi kolam renang. Hingga akhirnya, entah apa yang ada dibenaknya, ia pun berenang sendirian. 

Sementara sekitar pukul 07.00 WIB, pada saat hendak berangkat melanjutkan perjalanan wisata, guru atau pendamping siswa tidak mendapati Raiyhan dalam rombongan itu. Pihak sekolah bersama karyawan hotel pun mencari Raiyhan di segala penjuru termasuk di area kolam renang. Betapa terkejutnya mereka saat menemukan korban sudah dalam keadaan lemas di dasar kolam.

"Mengetahui hal tersebut, korban diangkat oleh 2 orang saksi yakni dari pihak sekolah dan karyawan hotel. Namun pada saat dilakukan pengangkatan, kondisi korban sudah meninggal," lanjutnya.

Atas kejadian tersebut, pihak sekolah dan hotel lantas melapor ke Mapolsek Depok Barat.

Sementara itu Paurkes Polres Sleman Rini Wuryani mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban.

"Pada saat ditemukan berada di dasar kolam dengan posisi miring. Dan saat ini

korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilaksanakan indentifikasi,

" pungkasnya.