Polisi Periksa Belasan Saksi Kasus Penyerangan Gereja Santa Lidwina
Hukum & Kriminal

Polisi Periksa Belasan Saksi Kasus Penyerangan Gereja Santa Lidwina

Depok,(sleman.sorot.co)--Polisi masih terus mendalami kasus penyerangan jemaat di Gereja Santa Lidwina, Jambon, Desa Trihanggo Kecamatan Gamping, Minggu (11/2). Tim penyidik Polda DIY sudah melakukan pemeriksaan terhadap sebelas saksi yang mengetahui aksi penyerangan brutal tersebut.

Kapolda DIY Brigjen Pol Muhammad Dofiri mengatakan, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi diketahui tersangka bernama Suliyono warga Banyuwangi tersebut sempat menginap di mushola yang berada tak jauh dari lokasi gereja. Tersangka sebelumnya terdeteksi sempat berada di Magelang kemudian mampir ke wilayah DIY untuk pulang ke Banyuwangi.

Untuk menelusuri keberadaan yang bersangkutan (tersangka) ketika berada di Jogja dan kegiatan yang dilakukan di Jogja. Kita sudah memeriksa sebelas saksi, untuk mengetahui kegiatan tersangka sebelum melakukan penyerangan di Gereja Lidwina,” kata Brigjen Pol Muhammad Dofiri, Senin (12/2).

Kapolda menambahkan, belum dapat menyampaikan terkait motif tersangka sehingga melakukan aksi penyerangan tersebut, karena tim penyidik belum melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Untuk kondisi kesehatan tersangka sendiri, lanjut Kapolda, sudah mulai stabil pasca dilakukan operasi pengambilan peluru yang bersarang di kaki tersangka. Sehingga, ia berharap dapat segera melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. 

Dalam penyelidikan kasus penyerangan ini, jajaran Polda DIY juga mendapatkan dukungan dari anggota Tim Densus 88 Anti Teror Mabel Polri. Keterlibatan mereka guna mengungkap, kemungkinan tersangka menjadi anggota jaringan atau kelompok teroris yang lain. Namun, hingga kini polisi masih menduga tersangka merupakan pelaku tunggal dan belum menduga keterlibatan pelaku lain.

Kita tidak sampai berspekulasi memberikan hal-hal yang belum kita dapatkan langsung dari sumbernya (tersangka). Tim sudah bekerja dan bergerak dalam rangka mengungkap kasus ini. Sementara, tersangka hanya satu,” tandasnya.