Polisi Tembak Pelaku Penyerangan di Gereja Santa Lidwina Gamping
Peristiwa

Polisi Tembak Pelaku Penyerangan di Gereja Santa Lidwina Gamping

Gamping,(sleman.sorot.co)--Seorang lelaki tidak dikenal melakukan penyerangan kepada jemaat Gereja St Lidwina, Jambon Trihanggo, Kecamatan Gamping, Minggu (11/2/2018). Akibat kejadian tersebut, 4 korban mengalamu luka dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Panti Parih, Rumah Sakit UGM dan Rumah Sakit Ludira Husada Tama Yogyakarta.

Ketua Gereja St Lidwina Soekatno (63) mengungkapkan, pelaku masuk ke gereja langsung menyerang umat yang sedang melaksanakan ibadat. Pelaku masuk dari pintu gereja bagian barat dan melakukan pembacokan salah satu jemaat bernama Martinus Parmadi Subiantoro, warga asal Nusupan Trihanggo. Korban mendapatak sabetan pedang di bagian punggung, sehingga membuat jemaat yang berada di belakang langsung kelaur dari gereja.

Akibat serangan tersebut, Martinus Parmadi Subiantoro mengalami luka pada punggung akibat senjata tajam,” ucap Soekatno.

Setelah melakukan penyerangan kepada satu jemaat, pelaku kemduian masuk ke dalam gedung utama gereja sambil mengayun ayunkan senjata tajam sehingga para jemaat juga panik dan ketakitan sehingga berhamburan gereja. 

Selanjutnya, pelaku berlari ke arah petugas koor dan langsung menyerang Romo Prier yang sedang memimpin misa. Usai menyerang Romo Prier, pelaku kembali menyerang para jemaat yang masih berada di dalam gereja dan mengenai korban Budi Purnomo (44) warga Perum Nogotirto Gamping.

Akibat serangan tersebut, Budi Purnomo menderita luka sobek pada bagian kepala belakang da leher bagian belakang akibat senjata tajam,” lanjutnya.

Tidak berhenti sampai di situ, pelaku dengan membabi buta kembali melakukan perusakan dengan mengayun ayunkan senjata ke patung Yesus dan patung Bunda Maria yang berada di mimbar gereja. Sejumlah jemaat gereja dibantu dengan anggota kepolisian Polsek Gamping yang mengetahui kejadian itu berusaha untuk melakukan negoisasi terhadap pelaku agar menyerahkan diri.

Sementara itu mendapat peringatan untuk menyerahkan diri, tak membuat pelaku reda dan justru menyerang petugas. Karena membahayakan banyak jemaat dan melakukan perlawanan, petugas mengeluarkan tembakan peringatan. Pelaku semakin nekat menyerang petugas, hingga petugas mengalami luka. Pelaku berhasil dilumpuhkan setelah timah panas petugas bersarang pada perut pelaku

Petugas sudah mengeluarkan tembakan peringatan tetapi pelaku masih saja menyerang petugas dan mengenai tangan Aiptu Al Munir. Sehingga terpaksa mengeluarkan tembakan ke arah pelaku. Saat ini pelaku bawa ke Rumah Sakit UGM,” tandasnya.