Sebarkan Video dan Foto Porno Mahasiswi, Lelaki Ini Diringkus Tim Cyber Polda DIY
Hukum & Kriminal

Sebarkan Video dan Foto Porno Mahasiswi, Lelaki Ini Diringkus Tim Cyber Polda DIY

Depok,(sleman.sorot.co)--Seorang lelaki berinisial MR (43), warga kebumen harus diamankan oleh tim Cyber Patrol Polda DIY, pada Selasa (6/2/2018) sekitar pukul 06.30 WIB. Alasannya, lelaki ini diduga melakukan penyebaran video porno seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Sleman berinisial EP (21).

Direktur Reskrimsus Polda DIY, Kombes Pol Gatot Puji Agus Utomo mengatakan, pelaku menyebarkan video porno dan foto bugil korban di media sosial instagram dan pesan whatsapp (WA). Mengetahui foto dan videonya disebarkan oleh pelaku, korban kemudian melaporkan kejadian yang dialami ke Polda DIY.

Korban melaporkan ke Polda DIY pada Minggu (19/11/2017). Berdasarkan laporan dan penyelidikan, akhirnya petugas berhasil mengidentifikasikan pelaku. Dan akhirnya pelaku kita tangkap pada Selasa (6/2/2018) sekitar pukul 06.30 di Jalan Tamansiswa,” ujar Kombes Pol Gatot Puji Agus Utomo, Kamis (8/2/2018).

Dijelaskan, korban mengaku berkenalan pelaku sekitar tahun 2013 silam melalui jejaring sosial facebook, saat korban masih duduk di bangku SMA. Setelah terjadi perkenalan, akhirnya keduanya menjalain pertemanan dan menjadi akrab dan bahkan mereka kerap bertemu langsung. 

Di akhir 2017, saat keduanya berkomunikasi lewat WA karena saat itu pelaku meminta korban untuk berfoto dan merekam dalam posisi bugil. Jika permintaan itu ditolak, pelaku mengancam akan melukai korban dan keluarganya.

Merasa terancam dan tidak ingin keluarganya terjadi apa-apa, akhirnya korban menuruti permintaan pelaku. Selanjutnya pelaku meminta korban untuk mengirimkan video dan foto bugil itu dan kejadian itu terus berlanjut dengan foto dan video lainnya,”

Petaka terjadi saat korban menolak permintaan pelaku untuk mengirim foto dan video, sehingga pelaku nekat menyebarkan video dan foto bugil korban yang sudah dikirim sebelumnya. Dari hasil pemeriksaan penyidik, pelaku nekat menyebarkan foto dan video korban karena korban sudah tidak mau berkomunikasi lagi dengannya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto menambahkan, untuk perkara ini polisi mengamankan barang bukti ponsel milik tersangka, dan flashdisk berisi file dua video dengan durasi berbeda, serta 8 slide foto bugil korban.

Atas perbuatannya, pelaku akan kita dijerat pasal 29 UU 44/2008 tentang Pornografi jo UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ancaman hukumannya, pidana penjara paling singkat enam bulan dan paling lama dua belas tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp 250 juta dan paling banyak Rp 6 miliar,” tandasnya.