Ngaku Anggota Brimob, Pemuda Ini Perdaya Gadis Cantik Berpose Bugil di Handphone
Hukum & Kriminal

Ngaku Anggota Brimob, Pemuda Ini Perdaya Gadis Cantik Berpose Bugil di Handphone

Depok,(sleman.sorot.co)--Ada-ada saja aksi yang dilakukan oleh pemuda asal Ngawi Jawa Timur berinisial DH (35) dalam memperdaya gadis untuk memuaskan nafsu syahwatnya. Dalam aksinya, DH yang mempunyai wajah ganteng ini mengaku-aku sebagai anggota brimob di media sosial Instagram.

Akibatnya, seorang mahasiswi di Perguruan Tinggi Swasta Yogyakarta sebut saja Melati (20) menjadi korban pornografi dan percobaan pemerasan akibat foto setengah bugil yang dicuri pelaku.

Kapolsek Depok Timur AKP Sukirin Hariyanto mengatakan, sebelum berkenalan dengan korban, pelaku membeli ponsel bekas di sebuah counter handphone. Pelaku berkenalan dengan korban melalui media sosial Instagram dengan menggunakan akun orang lain yang berada di dalam ponsel tersebut..

Pelaku membeli ponsel bekas yang di dalamnya terdapat akun instagram yang masih aktif. Pelaku lantas berkomunikasi dengan korban yang sebelumnya sudah menjalin pertemanan dunia maya dengan akun tersebut,” jelasnya saat temu media di Mapolsek Depok Barat, Selasa (6/2/2018).

Setelah menjalin komunikasi baik dengan korban, pelaku kemudian melakukan daya upaya untuk meyakinkan korban agar bersedia melakukan video call. Dalam video call tersebut, korban diminta setengah bugil. Dan tanpa sepengetahuan korban, pelaku mengambil foto dengan cara screenshot saat korban setengah bugil. 

Saat video call pertama pada Desember 2017, tersangka hanya berkomunikasi biasa dengan korban. Namun, saat video call ke dua yakni awal Januari kemarin, korban meminta mempertontonkan payudaranya,” tambah Kapolsek.

Selanjutnya, pelaku mengancam korban akan menyebarkan foto setengah bugilnya tersebut ke publik, jika tidak bersedia membayar uang sebanyak Rp 2 juta. Atas kejadian tersebut, korban kemudian melaporkannya ke Mapolsek Depok Barat guna melakukan upaya penyidikan dan penangkapan terhadap pelaku.

Berbekal laporan dari korban, anggota satreskrim berupaya untuk melakukan penangkapan kepada pelaku. Petugas melakukan sekenario penjebakan guna menangkap pelaku dengan meminta korban membuat janji untuk bertemu.

Saat itu, korban diminta janjian kepada pelaku untuk bertemu di Malioboro. Dan pada saat bersamaan, pelaku langsung kita tangkap. Pelaku kita tangkap pada Kamis (11/1) sekitar pukul 17.00 WIB. Atas kasus ini, pelaku akan kita jerat pasal 35 UU 44/2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,” pungkas Kapolsek.