Laka Karambol Jalan Magelang, Tiga Mobil dan Dua Bus Bertubrukan
Peristiwa

Laka Karambol Jalan Magelang, Tiga Mobil dan Dua Bus Bertubrukan

Tempel,(sleman.sorot.co)--Kecelakaan karambol terjadi di Jalan Magelang Km 18 persisnya di depan SD Klegung Lumbungrejo Tempel atau sebelum Jembatan Krasak, pada Minggu (7/1/2018) sekira pukul 07.50 WIB. Kecelekaan yang melibatkan dua bus dan tiga unit mobil itu sempat membuat arus lalu lintas di perbatasan Sleman-Muntilan itu sempat terjadi kemacetan.

Anggota Satlantas Polres Sleman, Aipda Eko Budi Santosa, mengatakan, kejadian tersebut bermula saat kelima kendaraan melaju dari arah selatan ke utara dengan posisi kecepatan sedang. Posisi paling depan sebuah mobil box yang tidak diketahui identitasnya, kemudian di belakangnya mobil jenis Pick Up nopol H 1758 TL.

Di belakang mobil Pick Up, berurutan dua buah Bus Pariwisata dengan nomor polisi AD 1476 CC dan bus dengan nomor polisi AD 1640 CE. Sedangkan di urutan paling belakang sebuah mobil kijang dengan nopol AD 9358 TC.

Bermula dari kelima kendaraan dari arah selatan ke utata beriringan, namun sesampai di TKP ada kendaraan yang paling depan mengalami kecelakaan, sehingga kendaraan lain mencoba menghindar. Tetapi kendaraan di belakang tidak bisa menguasai laju kendaraan sehingga terjadi benturan,” ujar Aipda Eko Budi Santosa.

Usai kejadian, petugas yang mendapatkan laporan kecelakaan tersebut langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olak tempat kejadian perkara dan mengevakuasi kendaraan. Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kasus kecelakaan beruntun tersebut dengan memeriksa saksi-saksi baik warga maupun pengemudi kendaraan. 

Untuk korban jiwa tidak ada, dan rata-rata hanya kerugian materi saja. Untuk penyebab kecelakaan kita masih melakukan penyelidikan terlebih dulu, kita lakukan olah TKP,” terangnya.

Sementara itu, salah satu pengemudi bus Kisworo (43) menjelaskan, ia membawa sebanyak 50 penumpang rombongan dari Cawas, Klaten yang hendak ke Mertoyudan Magelang. Ia tak mengetahui secara pasti penyebab kecelekaan tersebut, namun ia kaget karena bus di depannya mengerem secara mendadak. Akibatnya ia juga berusaha melakukan pengereman tetapi karena jarak yang terlalu dekat, sehingga benturan tidak dapat dihindarkan.

Itu kan beriringan mobil, mobil bus kemudian bus saya di belakang. Kurang tahu penyebabnya apa, saya dari belakang tahu-tahu yang di depan mengerem mendadak, kemudian saya juga mengerem mendadak tetapi tidak mampu,” jelas Kisworo.