Soal Kericuhan Pembongkaran Bangunan Calon Bandara, Kapolda : Jangan Lihat Sepotong-potong
Peristiwa

Soal Kericuhan Pembongkaran Bangunan Calon Bandara, Kapolda : Jangan Lihat Sepotong-potong

Depok,(sleman.sorot.co)--Proses pengosongan dan pembongkaran bangunan di lokasi pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon, Kulonprogo, pada Selasa (5/12) lali yang terjadi kericuhan. Menanggapi hal itu, Ditemui Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri mengungkapkan, seluruh jajaran kepolisian sudah menjalankan tugasnya sesuai prosedur penugasan yang ada.

Pada saat proses pengosongan lahan pembangunan bandara Kulon Progo itu ada warga yang mendekat ke alat berat, jadi terpaksa kita tertibkan. Tetapi semua sudah sesuai dengan prosedur dan protap yang ada,” ucapnya Kamis (7/12/2017).

Ia menegaskan, proses pengamanan dalam rangka pembangunan bandara di Kulon Progo sudah dilakukan sejak awal atau jauh sebelum pelaksanaan pembongkaran bangunan. Sehingga, ia meminta masyarakat untuk melihat secara utuh dan tidak hanya menilai dari pelaksanaan pada hari H pembongkaran bangunan tersebut. 

Kalau kita ingin melihat, jangan sepotong-sepotong. Artinya jangan melihat seperti yang terjadi dalam dinamika kemarin saja. Sebenarnya untuk pengamanan di Bandara sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari sebelum dilaksanakannya pembangunan itu sendiri. Dari awal sudah kita jelaskan bahwa cara pendekatan dilakukan secara persuasif dan itu prinsip,” tandas Kapolda.

Pada proses pengosongan dan pembongkaran bangunan lokasi lahan pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kecamatan Temon, Kulonprogo polisi mengamankan dari dua sisi yakni pelaksanaan pembangunan, pengamanan dari kemungkinan adanya gangguan dari pihak-pihak tertentu.

Sedangkan untuk beberapa orang yang kita amankan, hari itu juga langsung dipulangkan atau dibebaskan,” pungkasnya.