Hentikan Kasus Dugaan Pemalsuan Akta Jual Beli Tanah, Polda DIY Digugat Praperadilan
Hukum & Kriminal

Hentikan Kasus Dugaan Pemalsuan Akta Jual Beli Tanah, Polda DIY Digugat Praperadilan

Sleman,(sleman.sorot.co)--Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) lagi-lagi digugat praperadilan. Kali ini pemohon atas nama Ny Sie Bik alias Ny Ayem. Gugatan dilayangkan karena penyidik Polda DIY telah menghentikan proses penyidikan dalam kasus dugaan pemalsuan akta jual beli tanah.

Pemohon melalui kuasa hukum Hilarius Ng Mero SH dan Harapan Silalahi SH ini mengajukan sidang praperadilan ke Pengadilan Negeri Sleman dengan objek perkara penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas diri tersangka berinisial JKT.

Kuasa hukum Hilarius Ng Mero SH mengungkapkan, pengajuan dari pemohon terhadap tersangka JKT ke Polda DIY belum kadaluarsa. Namun termohon mengeluarkan SP3 dan dinilai oleh pemohon adalah tindakan tidak sah dan tidak berdasarkan hukum.

Karena tidak sah, kami meminta kepada hakim untuk mencabut SP3 yang telah dikeluarkan oleh pihak termohon dalam hal ini Polda DIY,” ucapnya Rabu (6/12).

Selain itu, pemohon juga meminta kepada termohon untuk melanjutkan proses penyidikan sampai ke penuntutan dan persidangan. 

Kasus ini berawal pada 11 Agustus pemohon dalam hal ini Ny Sie Bik alias Ny Ayem melaporkan tersangka JKT dan seorang notaris DR ke Polda DIY atas dugaan pemalsuan akta otentik terhadap akta perikatan jual beli No 72 dan 73 tertanggal 25 April 1990.

Adapun objek tanah tersebut berada di Jalan Kyai Mojo No 45 Rt 001 RW 001 Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta, dengan luasan 345 meter persegi.