Nekat Memperkosa, Pelaku Ngaku Tergiur Kemolekan Tubuh Korban Saat Mandi
Hukum & Kriminal

Nekat Memperkosa, Pelaku Ngaku Tergiur Kemolekan Tubuh Korban Saat Mandi

Berbah,(sleman.sorot.co)--Pemuda berinisial BDW, warga Kecamatan Berbah, diamankan polisi karena melakukan pemerkosaan terhadap seorang ibu rumah tangga berinisial MR (39), tetangganya sendiri. Pemuda 20 tahun ini mengaku nekat melakukan pemerkosaan karena tergiur dengan kemolekan tubuh korban saat dia mandi.

Kapolsek Berbah, Kompol Suhadi menjelaskan, ketertarikan pelaku terhadap korban bermula seringnya keduanya bertemu dan saling mengobrol. Awalnya hubungan antara pelaku dengan korban sangat baik, sehingga korban juga tidak menaruh curiga kepada pelaku. Namun secara diam-diam, pelaku yang menaruh rasa suka itu kemudian sering mengintip korban pada saat mandi.

Tersangka BDW ini sering melihat korban mandi. Karena merupakan tetangga sendiri, jadi pelaku tahu kapan waktu-waktu korban mandi. Sering melihat tubuh seksi korban saat mandi, sehingga timbul niat dan keinginan untuk menyetubuhi korban,” jelas Kompol Suhadi, Senin (27/11/2017).

Ia mengatakan, korban sendiri selama ini tinggal di rumah bersama dua anaknya karena sang suami bekerja di luar kota. Kesempatan itulah yang kemudian dimanfaatkan oleh pelaku untuk bertindak nekat menyelinap masuk k rumah korban dan memperkosanya, pada Jumat (24/11) dini hari. 

Usai dilaporkan ke Polsek Berbah beberapa jam setelah kejadian, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku. Petugas dengan mudah menangkap pelaku karena usai melakukan pemerkosaan tersebut, pelaku tidak melarikan diri dan masih berada di rumahnya.

Kita langsung amankan pelaku beberapa saat usai korban melapor ke Polsek,” tandasnya.

Kepada penyidik pelaku juga mengaku sudah merencanakan niat untuk menyetubuhi korban. Bahkan, sebelum menjalankan aksinya, pelaku terlebih dahulu meminum jamu kuat lelaki yang dibelinya di kawasan Prambanan. Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan pasal 285 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun penjara.