Cegah Penyelewengan, Polisi Mulai Awasi Pengelolaan Dana Desa
Hukum & Kriminal

Cegah Penyelewengan, Polisi Mulai Awasi Pengelolaan Dana Desa

Mlati,(sleman.sorot.co)--Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam X meresmikan sosialisasi nota kesepahaman tentang pencegahan, pengawasan, dan penanganan permasalahan Dana Desa, di Grha Sarina Vidi, Jalan Magelang KM 8, Mlati,Senin (13/11/2017).

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani antara Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Dalam Negeri dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Ditemui usai memberikan sambutan, Paku Alam X mengungkapkan, sosialisasi dilakukan bertujuan agar pemerintah desa mengerti mengenaii pengelolaan Dana Desa serta menghindari penyelewengan dalam penggunannya.

Sosialisasi ini mempunyai nilai yang sangat strategis dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel serta upaya melindungi desa agar lebih kuat. Dana Desa merupakan implementasi dari UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, sehingga perlu dilakukan sosialisasi dalam pengelolaannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda DIY Brigjend Pol Ahmad Dofiri mengatakan, pihaknya belum menemukan adanya penyeleweangan ataupun penyalahgunaan wewenang dalam pengelolaan Dana Desa di wilayah DIY. Dengana danya nota kesepeahaman ini diharapkan seluruh pemerintah desa untuk lebih berhati-hati dalam mengelola Dana Desa yang besarnya cukup fantastis. 

Dengan MoU ini sebenarnya lebih kepada bukan hanya pengawasan, tetapi lebih ke aspek pencegahan itu yang paling penting. Jangan sampai ada penyimpangan sehingga perlu adanya sosialisasi dari awal,” jelasnya.

Dalam pencegahan tersebut, lanjut Kapolda, akan diupayakan peran Babinkamtibmas akan diupayakan lebih untuk melakukan pengawasan terhadap Dana Desa tersebut. Sehingga, dalam sosialisasi ini peran Babinkamtibmas di wilayah DIY sangat diperlukan untuk melakukan pencegahan dan pengawasan terkait Dana Desa.

Dalam acara ini turut hadir para Kepala Desa, Camat, perwakilan Kejari, perwakilan DPRD dan Bhabinkamtibmas wilayah Sleman dan Kulon Progo yang juga sebagai peserta pembekalan.