Diam Bukan Pilihan, LPSK Ajak Generasi Muda Ikut Melindungi Korban Tindak Pidana
Hukum & Kriminal

Diam Bukan Pilihan, LPSK Ajak Generasi Muda Ikut Melindungi Korban Tindak Pidana

Depok,(sleman.sorot.co)--Guna mensosialisasikan LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) di kalangan muda, LPSK menggelar lomba menulis esai (blog) dan video terkait LPSK dengan hadiah total senilai Rp 50 juta. Ketua LPSK, Abdul Haris Semendawai, mengatakan, peminat dari lomba ini sangat tinggi mencapai sekitar 2000 pendaftar dari seluruh Indonesia baik umum maupun pelajar.

Namun untuk karyanya ada 571 dari 31 provinsi yang masuk ke LPSK. Dari karya yang masuk tersebut masing-masing dipilih 3 pemenang dan yang terviral,” ucapnya, Sabtu (11/11).

Abdul Haris mengungkapkan, lomba iIni merupakan terobosan agar informasi terkait LPSK bisa tersampaikan ke generasi muda. Kategori blog dan video dipilih karena banyak kalangan muda yang menggandrungi media tersebut. 

Ini penting agar sosialisasi bisa maksimal dan mengena. Jika dengan dialog atau cara konvensional lain bisa jadi kurang diterima oleh generasi muda,” ujarnya.

Pada penilaian lomba ini bukan hanya mengacu pada kualitas tetapi bagaimana membuat para peserta juga ikut mempelajari LPSK. Para peserta dengan sendirinya mempelajari LPSK karena mencari materi sebelum membuat esai maupun video.

Lomba ini juga bertujuan agar generasi muda mau menghindari tindakan-tindakan yang mengarah ke tindak pidana atupun korban. Dengan mengetahui adanya LPSK diharapkan generasi muda dapat membantu jika menemukan korban di lingkungan mereka baik sekolah maupun rumah.

Adapun pemenang lomba dengan tema ‘Diam Bukan Pilihan’ ini adalah Azis Abdul Kasim dari Cilacap dengan judul ‘Perlindungan LPSK bagi Whistleblower adalah Kunci’. Untuk juara viral kategori blog adalah Mohamad Marsha Taufikurrahman dari Banyuwangi. Untuk kategori video dimenangkan oleh Moslem Society dari Yogyakarta dengan judul ‘Diam Bukan Pilihan’. Sementara untuk kategori video viral dimenangkan oleh Muntazer dari Sulawesi Selatan.