Polisi Bekuk Dua Pelaku Penipuan Modus Ganjal Mesin ATM
Hukum & Kriminal

Polisi Bekuk Dua Pelaku Penipuan Modus Ganjal Mesin ATM

Depok,(sleman.sorot.co)--Dua orang anggota komplotan penipuan dengan modus ganjal mesin ATM berhasil dibekuk oleh jajaran Unit Reskrim Polsek Depok Barat, pada Minggu (22/10/2017). Kedua pelaku masing-masing AR (21) dan RA Roby Anggara, keduanya warga Sumatera Barat, ditangkap saat di rumah kontrakannya di wilayah Kecamatan Ngemplak.

Kapolsek Depok Barat Kompol Sukirin Hariyanto mengatakan, kejadian penipuan dengan modus ganjal mesin ATM terjadi pada 19 Oktober 2017 pukul 06.00 WIB di Swalayan Citrouli Seturan CT Kecamatan Depok. Saat itu, korban, Sri Suwarni (57) warga Kledokan XT XIX no.X67 rt 05/02 Depok, tengah melakukan penarikan tunai di bilik ATM BNI Swalayan tersebut.

Selesai melakukan penarikan uang sebanyak Rp 1,8 juta, kartu ATM miliknya tidak keluar dari mesin ATM. Selanjutnya korban menghubungi nomor yang tertera di atas kertas di mesin ATM dan tersambung serta dinyatakan rekening sudah di blokir. Namun korban tidak sadar jika nomor yang dihubungi merupkaan nomor pelaku penipuan tersebut.

Namum sampai di rumah, korban mendapatkan sms banking, bahwa telah terjadi tranfer uang senilai total Rp 62 juta dari kartu ATM tersebut. Transfer dilakukan oleh pelaku. Korban yang merasa tidak melakukan transaksi transfer, kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Depok Barat,” ujar Kompol Sukirin Hariyanto, Kamis (9/11).

Atas laporan tersebut, jajaran Unit Reskrim Polsek Depok langsung melakukan penyelidikan dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Penangkapan pelaku dilakukan setelah polisi mendapatkan ciri-ciri pelaku dari keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian dan berdasarkan rekaman cctv yang ada. 

Sementara itu, Kanit Reskrim Depok Barat, Iptu Irwan menambahkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dua pelaku ini ternyata mereka melakukan aksinya bersama dengan dua rekannya lagi.

Dua orang anggota lainnya berhasil meloloskan diri. Dan saat ini sedang dalam pengejaran,” timpalnya.