Hibur Pelanggar Lalu Lintas, Grup Band Bhayangkara Tampil di Lapangan Denggung
Hukum & Kriminal

Hibur Pelanggar Lalu Lintas, Grup Band Bhayangkara Tampil di Lapangan Denggung

Sleman,(sleman.sorot.co)--Satlantas Polres Sleman menggelar Operasi Progo Zebra 2017 di lapangan Denggung, Sleman, Rabu (8/11/2017) siang. Dalam razia yang melibatkan Dinas Perhubungan Sleman, Polisi Militer, Kejaksaan Negeri Sleman, dan Pengadilan Negeri Sleman, ini dihibur oleh Grup Band 'Sleman Bhayangkara'.

Grup band beranggotakan empat personel Korps Bhayangkara itu tampil dalam sebuah panggung kecil dan sederhana tersaji di sisi sebelah utara Lapangan Denggung, Jalan Magelang. Secara khusus mereka tampil untuk menghibur masyarakat khususnya para pelanggar lalu lintas yang terjaring razia di lokasi tersebut.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Sleman, Iptu Rahandy Gusti Pradana saat ditemui di sela-sela acara mengungkapkan, hiburan ini diberikan supaya para pelanggar yang terkena tilang tidak jenuh menunggu antrean sidang di tempat yang diterapkan.

Karena ada razia ini, pelanggar mungkin kesal, dongkol, karena aktivitasnya jadi tertunda dan telat. Makanya kami sediakan hiburan, sebisa mungkin mereka tetap terhibur,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Iptu Rahandy Gusti Pradana dalam razia kali ini pihaknya sengaja mengundang pihak Kejaksaan Negeri Sleman dan Pengadilan Negeri Sleman. Harapannya kepada pengendara mobil dan motor yang melanggar bisa langsung diselesaikan tanpa harus menunggu berhari-hari. 

Razia kali ini, kami menyasar semua kendaraan baik yang kendaraan pribadi maupun umum, roda empat maupun roda dua,” jelasnya.

Selain mengandeng semua institusi, lanjut Iptu Rahandy Gusti Pradana, dalam giat tersebut, Polres Sleman juga mengundang sejumlah siswa-siswi di tingkat TK dan SD, dari sejumlah sekolah, untuk mensosialisasikan gerakan tertib berlalu lintas. Harapannya, mereka memahami pentingnya taat berlalu lintas dan taat hukum sejak dini. Kita kenalkan rambu-rambu, proses penindakan, persidangan dan sebagainya.

Dalam razia tersebut, pihaknya menertibkan total sebanyak 131 pelanggar. Untuk 125 pelanggar sudah diambil oleh pemiliknya, namun 6 masih belum diambil oleh pemiliknya,” tandas Iptu Rahandy Gusti Pradana.