Seruduk Motor, Avanza Maut Tewaskan Tiga Orang
Peristiwa

Seruduk Motor, Avanza Maut Tewaskan Tiga Orang

Depok (sleman.sorot.co)--Sebanyak 3 orang tewas dalam kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Perumnas Mundusaren, Catur Tunggal, Kecamatan Depok pada Rabu (13/9/2017) pagi tadi. Ketiga korban tewas sendiri merupakan pengendara dan pembinceng dari sebuah motor yang saat kejadian tengah berbonceng tiga.

Kanit Laka Satlantas Polres Sleman, Iptu Eryda Kusumah saat ditemui menceritakan bahwa kecelakaan bermula ketika sebuah mobil Toyota Avanza AB 1431 IN yang dikemudikan oleh Bayu Krisna Prasetya (28) warga Pujowinatan, Pakualaman, Kota Yogyakarta melaju kencang dari arah utara ke selatan. Di depan mobil tersebut, tengah melaju pula sepeda motor AB 5334 JG yang berpenumpang 3 orang. Berdasarkan keterangan dari pengemudi mobil, kala itu sepeda motor berjalan sedikit berada di tengah jalan.

"Setibanya di lokasi kejadian, meski di depannya ada motor tapi mobil terus melaju sehingga terjadi tabrakan," ucap Eryda, Rabu sore.

Akibat kerasnya benturan, lanjut Iptu Eryda Kusumah ketiga pemotor terpental hingga membentur aspal. Pengendara sepeda motor, Muhammad Arif Rahman (18) warga Perumahan De Asmaradana Residence 031/06 Patangpuluhan Wirobrajan Kota Yogyakarta mengalami luka paling parah dan meninggal di tempat. Sementara dua orang pemboncengnya yakni Farikhin Nur Rohman (17) warga Jagalan Bodon, Jagalan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul dan Bimelga Aditama (18) warga Jalam Monjali, Sedan, Sariharjo, Kecamatan Ngaglik mengalami luka berat. 

Kedua korban lainnya akhirnya meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya, Farikhin meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit, sementara Bimelga meninggal saat mendapatkan perawatan medis, tandas dia.

Hingga saat ini, pihak petugas Unit Laka Satlantas Polres Sleman masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kecelakaan maut tersebut.

"Saat ini kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan sudah berada di Mapolres Sleman guna penyelidikan lebih lanjut," pungkas dia.