Gugurkan Kandungan Karena Malu, Mahasiswi Ini Beli Obat Penggugur Janin Seharga 2,6 Juta
Hukum & Kriminal

Gugurkan Kandungan Karena Malu, Mahasiswi Ini Beli Obat Penggugur Janin Seharga 2,6 Juta

Sleman, (sleman.sorot.co)--Aksi keji yang dilakuka oleh Is (18) oknum mahasiswi asal Pati yang nekat menggugurkan bayi yang dikandungnya berlatarbelakang kebingungan yang bersangkutan. Is yang belum terikat pernikahan resmi mengandung akibat hubungan terlarang dengan sang pacar. Lantaran kebingungan dan malu tersebut, akhirnya kemudian mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta di Sleman ini nekat melakukan perbuatan keji tersebut.

Wakapolres Sleman, Kompol Heru Muslimin menuturkan, pelaku sendiri menggugurkan kandungan dengan cara meminum obat penggugur kandungan. Saat ditanya, Is mengaku bahwa obat tersebut dibelinya dengan cara online. Obat tersebut menurut Heru berfungsi untuk memacu janin bisa cepat keluar.

Is membeli obat penggugur kandungan seharga 2,6 juta,” terang Heru, Rabu (13/09/2017) siang.

Kepada polisi, hubungan terlarang itu diakui Is dilakukan bersama pacarnya saat berada di Kediri Jawa Timur. Polisi sendiri hingga saat ini masih menelusuri keberadaan sang pacar dan juga peredaran obat penggugur kandungan yang didapat pelaku.

Kita masih melakukan pengembangan lebih lanjut,” imbuh dia.

Dari tangan pelaku, polisi sendiri menyita sprei berlumuran darah yang digunakan Is saat melahirkan seorang diri di kamar kostnya. Selain itu, petugas juga mengamankan tas serta handuk yang digunakan oleh Is menyimpan janin yang baru saja dilahirkannya.

Ada juga pisau yang kita sita. Pisau tersebut diduga digunakan Is untuk memotong tali pusar orok malang itu,” lanjut Heru.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, polisi kembali berhasil membongkar kasus pembuangan bayi. Dalam kasus terakhir yang diungkap oleh jajaran Polres Sleman, lagi-lagi seorang wanita yang masih berstatus mahasiswi di salah satu perguruan tinggi swasta, Is (18) warga Pati, Jawa Tengah diamankan pada 5 September 2017 lalu. Is mengugurkan kandungannya di dalam kamar kosnya usai melahirkan seorang diri. Untuk menutup jejaknya, pelaku sempat membungkus bayi yang baru saja dilahirkannya dengan kain dan menyimpan bayi di dalam lemari hingga akhirnya bayi tak berdosa itu meninggal dunia.