Diduga Mabuk, Keroyok Pemuda di Jalan Magelang, Lima  Orang Ini Teancam 9 Tahun Bui
Hukum & Kriminal

Diduga Mabuk, Keroyok Pemuda di Jalan Magelang, Lima Orang Ini Teancam 9 Tahun Bui

Mlati, (sleman.sorot.co) - Polsek Mlati, Sleman mengamankan lima orang, satu wanita dan empat laki-laki, setelah melakukan pengeroyokan kepada HA (26) warga Solok, Sumatera Barat. Peristiwa itu terjadi, di Jalan Magelang, Kutu Dukuh, Sinduadi, Mlati, Sleman, Kamis dini hari (13/1/2022) pukul 03.15 WIB. Hal ini menyebabkan korban mengalami luka di kepala dan harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Kelimanya sekarang harus mendekam di ruang tahanan Polsek Mlati, Sleman Masing-masing wanita DS (30) warga Jetis, Yogyakarta, PRM (25) warga Tegalrejo, BDS (30) warga Jetis, dan RIK (29) warga Gondokusuman, Yogyajarta serta IPK (24) warga Pakem, Sleman.

Kapolsek Mlati, Sleman Kompol Tony Priyanto mengatakan peristiwa itu bermula saat korban HA bersama DS yang mengendarai sepeda motor melaju dari arah utara, Jalan Magelang. Sesampainya di perempatan lampu merah Selokan Mataram, Kutu Dukuh, Sinduaadi, Mlati motor HA dan DS senggolan, motor DS pun oleng dan jatuh ke kiri.

Mengetahui pelaku terjatuh, korban menghentikan sepeda motornya. Namun DS yang diduga sudah terpengaruh minum keras (miras) justru memarahi korban hingga terjadi cekcok mulut yang selanjutnya pelaku DS mengambil kunci sepeda motor milik korban hingga memicu perhatian pengendara lainnya.

"Saat akan meminta kunci sepeda motornya, pelaku DS justru menghubungi teman-temannya memberitahu DS disempret oleh orang. Mendapatkan informasi itu, empat orang pelaku datang ke lokasi kejadian dan terjadilan pengeroyokan," katanya, Senin (17/1/2022).

Korban pun tergeletak dengan luka di kepala. Para pelaku kemudian meninggalkan lokasi. Kejadian itu dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk mengamankan korban dan melakukan penyelidikan. Hasilnya mengetahui identitas para pelaku dan mengamankannya. 

Para pelaku kami amankan di rumahnya masing-masing, Jumat (14/1/2022),” katanya.

Petugas juga mengamankan empat unit sepada motor, stik holder handphone, helm dan pakaian milik para pelaku sebagai barang bukti (BB)

Kanit Reskrim AKP Noor Dwi Cahyanto menambahkan hasil pemeriksaan dalam melakukan pengeroyokan itu diduga para pelaku terpengaruh miras. Sebab sebelum kejadian, mereka kumpul-kumpul di suatu tempat dan mengkonsumsi miras. Atas kasus tersebut, para pelaku terancam pasal 170 KUHP atau pasal 351 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara.