Diduga Jual Aset Daerah, Oknum Pegawai PU Diperiksa Inspektorat
Pemerintahan

Diduga Jual Aset Daerah, Oknum Pegawai PU Diperiksa Inspektorat

Sleman,(sleman.sorot.co)--Oknum PNS yang berdinas di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sleman diperiksa Inspektorat Kabupaten Sleman. Pemeriksaan itu dilakukan atas dugaan penjualan aset daerah berupa rongsokan bongkaran Jembatan. 

Terkait hal tersebut Kepala Inspektorat Kabupaten Sleman Heri Dwi Kuryanto saat di konfirmasi membenarkan adanya hal tersebut. Bahkan, ia menyebut pemeriksaan telah dilakukan sejak lama.

Terkait hal itu, yang bersangkutan telah mengembalikan. Pengembalian tersebut senilai dengan kerugian kehilangan barang daerah tersebut, jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya Senin (11/10/2021).

Heri menyebut, barang-barang itu tercatat di Dinas Pekerjaan Umum. Di UPT peralatan laboratorium dan pengelolaan aspal. 

Lebih lanjut Heri mengungkapkan yang bersangkutan setelah diperiksa di Inspektorat Kabupaten Sleman, saat itu juga sudah mengangsur nilai dari kehilangan barang tersebut. Hari Jumat (08/10/2021) telah lunas pengembaliannya.

Kerugian negara yang di timbulkan sekitar Rp 270 juta. Terkait sanksi yang diberikan kepada yang bersangkutan, saat ini masih dalam proses. Selain mengembalikan juga akan kami periksa, tambahnya.

Heri menambahkan atas dugaan tersebut muncul karena menyalahgunakan kewenangannya saja untuk kepentingan pribadi. Untuk proyeknya macam-macam, ada seperti tower, jembatan dan reklame.

Untuk saat ini, yang bersangkutan masih aktif sebagai ASN di Kabupaten Sleman hingga menunggu adanya putusan dari Bupati Sleman, tutup Heri. 

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman Taufiq Wahyudi ST MTP menambahkan terkait permasalah tersebut sudah diambil alih oleh Inspektorat Kabupaten Sleman. Sebagai pimpinan dan sesuai dengan kewenangan Kepala Dinas sudah diproses dan sudah dilaporkan ke Inspektorat, Bupati dan Sekda Sleman. 

Materi sudah saya serahkan semua. Kita liat hasilnya seperti apa, pungkasnya.