Dua Maling Ditangkap Saat Lakukan COD dengan Korbannya
Hukum & Kriminal

Dua Maling Ditangkap Saat Lakukan COD dengan Korbannya

Ngaglik,(sleman.sorot.co)--Unit Reskrim Polsek Ngaglik berhasil mengamankan dua orang tersangka tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Mereka yakni HBP (22) warga Kangen Lor RT 02 RW 05, Pacarejo, Kecamatan Semanu, Gunungkidul dan MIF (23) warga Purwosari RT 04 RW 59, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati. 

Kapolsek Ngaglik, Kompol Tri Adie didampingi Kanit Reskrim Iptu Budi Karyanto menjelaskan kedua tersangka tersebut ditangkap pada Sabtu (13/2) sekira pukul 19.00 WIB di Cebongan, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman. Dari tangan para tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 pasang sepatu vans warna biru motif seri cekerboard ukuran 43, 1 buah sepatu merk converse warna hijau tosca ukuran 41 sebelah kiri, dan 1 buah sepeda motor honda scoopy warna putih yang digunakan sebagai sarana untuk lakukan kejahatannya.

Tersangka kami tangkap di wilayah Cebongan, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, ucapnya Senin (15/02/2021).

Dijelaskan, peristiwa pencurian sendiri terjadi pada Jumat (5/2) sekira pukul 04.00 WIB di Padukuhan Wiyono RT 05 RW 38, Kalurahan Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman. Kedua tersangka melakukan aksinya dengan mengambil barang milik korban Muhammad Wahyu Arifin.   

Saat itu, korban mendengar suara orang loncat pagar rumah. Setelah dilihat, korban lantas berteriak. Namun saat itu kedua tersangka berhasil melarikan diri ke arah barat dengan menggunakan sepeda motor.

Beberapa hari kemudian, tepatnya pada Sabtu (13/2) barang hasil curian tersebut oleh tersangka diunggah di Facebook. Korban yang mengetahui lantas diajak bertemu dengan alasan akan membeli sepatu tersebut. Setelah dicek, ternyata benar sepatu tersebut miliknya. Mengetahui hal itu, tersangka langsung ditangkap, tambahnya. 

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka bersama saat ini telah mendekam di ruang tahanan Polsek Ngaglik. Keduanya terancam pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman diatas 5 tahun.