Panewu Depok Minta Pelaku Usaha Taati Aturan PTKM
Peristiwa

Panewu Depok Minta Pelaku Usaha Taati Aturan PTKM

Depok,(sleman.sorot.co)--Sebagai bentuk sosialisasi terhadap pengetatan terbatas kegiatan masyarakat (PTKM) bagi para pelaku usaha, Kapanewon Depok Sleman, bersama Kapolsek dan Danramil melakukan sosialisasi, Kamis (14/1) pagi. Dalam sosialisasi tersebut dihadiri para pelaku usaha kuliner, seperti angkringan, warung mie dan kedai kopi.

Panewu Depok, Abu Bakar berharap aga para pelaku usaha di Kapanewon Depok dapat mematuhi peraturan pemerintah tentang PTKM. Dalam peraturan tersebut, semua pelaku usaha harus tutup pada pukul 19.00 WIB.

Dalam pertemuan ini disepakati para pelaku usaha kuliner ini harus menutup usahanya mulai pukul 19.00 WIB, ujarnya saat ditemui usai acara.

Meskipun sudah tutup pada pukul 19.00 WIB, untuk pemenasan dibawa pulang masih diperbolehkan untuk dilayani. Namun, jika ditemukan pelaku usaha yang membandel akan dilakukan tindakan tegas.  

Tidak tutup total, pukul 19.00 WIB masih boleh buka. Tapi harus dibawa pulang, tidak boleh di makan di tempat. Harapanya agar tidak ada kerumunan, tambah Abu Bakar. 

Sedangkan salah satu pengusaha warung kopi di Condongcatur, Elisabet, mengakui bahwa terkait pelaksanaan PTKM pendapatan omsetnya menurun hingga 70 persen. Namun meskipun begitu, pihaknya sangat mendukung peraturan pemerintah tersebut.

Elizabet menambahkan, atas peraturan itu pihaknya merasa kehilangan pengunjung. Apalagi jam 19.00 WIB harus sudah tutup.

Meski omzet turun, kami tetap taat peraturan pemerintah. Daripada keluar biaya banyak untuk perawatan Covid-19, lebih baik ikuti anjuran pemerintah,” ujarnya.