Antisipasi Erupsi Gunung Merapi, Kapanewon Pakem Akan Didirikan 4 Barak Pengungsian
Peristiwa

Antisipasi Erupsi Gunung Merapi, Kapanewon Pakem Akan Didirikan 4 Barak Pengungsian

Pakem,(sleman.sorot.co)--Meskipun tidak menjadi wilayah terdampak Erupsi Gunung Merapi, namun pemerintah Kapanewon Pakem akan mempersiapkan 4 barak pengisian untuk warga terdampak jika radius bahaya Gunung Merapi diperluas. Hal tersebut untuk mengantisipasi adanya guguran awan panas yang merah ke barat daya.

Panewu Pakem Suyanto menjelaskan bahwa di wilayah Kapanewon Pakem ada 2 Kalurahan yang berada di radius 5  kilometer dari Gunung Merapi. Padukuhan Turgo, Tritis di Kalurahan Purwobinangun, Pakem berada di radius 5,7 kilometer dari puncak Merapi. Untuk wilayah Kaliurang, Kalurahan Hargobinangun, Pakem di radius 5,9 kilometer. 

Total akan ada 4 barak yang akan dipersiapkan. Barak tersebut berada di 1 barak di Padukuhan Pandanpuro, Kalurahan Hargobinangun. Sisanya, 2 barak di Padukuhan Watuadeg, Kalurahan Purwobinangun dan 1 barak di Candibinangun, jelasnya Sabtu (09/01/2020).

Selain itu, lanjut Suyanto, Kapanewon Pakem juga menyiapkan 2 Kalurahan yakni Pakembinangun dan Harjobinangun untuk dijadikan barak pengungsian bagi para penduduk yang nantinya terdampak erupsi Gunung Merapi. Disamping itu, pihak Kapanewon Pakem juga akan menyiapkan gedung-gedung sekolah dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Grhasia untuk lakukan penanganan terhadap warga. 

Suyanto menambahkan bahwa untuk meningkatkan kewaspadaan kepada warga atas meningkatnya aktivitas Gunung Merapi, sehingga menuntut kewaspadaan terhadap warganya. Kegiatan ronda pada malam hari pun terus dilakukan menjadi salah satu solusi untuk memberikan rasa aman. 

Khusus untuk kelompok rentan akan ditempatkan di barak Watuadeg, tandas Suyanto.