25 Warga Sleman Terima Pembayaran Ganti Untung Proyek Tol Jogja-Solo
Ekonomi

25 Warga Sleman Terima Pembayaran Ganti Untung Proyek Tol Jogja-Solo

Kalasan,(sleman.sorot.co)--Sebanyak 25 warga Kabupaten Sleman yang terdampak oleh proyek pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo terima pembayaran ganti untung. Pembayaran ganti untung disaksikan langsung oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo di Kantor Kalurahan Purwomartani, Kapanewon Kalasan, Jumat (8/1). 

Kepala Pelaksana Pengadaan Tanah Kanwil BPN DIY Suhendro mengucapkan pembayaran ganti untung kepada 25 warga sleman terdampak jalan Tol ini merupakan tahap pertama dan masuk dalam anggaran Tahun 2020. Dalam tahap pertama ini sebenarnya ada 50 bidang tanah yang diusulkan. Namun setelah dilakukan validasi ulang ole Lembaga Managemen Aset Negara (LMAN), 25 bidang diserahkan ganti untungnya.

25 bidang diserahkan ganti untungnya. Sisanya dalam proses pelengkapan data dan dalam waktu dekat akan disampaikan ke LMAN untuk segera dibayarkan (ganti rugi), jelasnya.

Suhendro menambahkan, adapun dalam tahap awal proyek pembangunan Jalan Tol Jogja – Solo di DIY, wilayah terdampak berada di wilayah Kabupaten Sleman yaitu tepatnya Prambanan, Kalasan, Depok, Mlati, Ngaglik dan wilayah Gamping. 

Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dsipertaru) DIY, Krido Suprayitno menuturkan terdapat 294 pemilik bidang tanah yang akan mendapatkan ganti untung secara bertahap. Jumlah ganti untung yang disiapkan bagi warga terdampak tersebut yaitu total berjumlah Rp 26 Miliyar lebih.

25 warga yang hari ini mendapat ganti untung merupakan bagian dari keseluruhan sebanyak 294 di Purwomartani yang mana akan kita selesaikan insyaAllah sampai dengan bulan April, tambahnya.

Sedangkan Bupati Sleman Sri Purnomo menghimbau untuk bijak dalam memanfaatkan uang hasil ganti untung. Pihaknya berharap agar ke depan dapat dimanfaatkan untuk kembali membeli tanah untuk keberlanjutan.

Bagi masyarakat terdampak yang belum menerima ganti untung tidak perlu khawatir karena proses ganti untung memerlukan tahapan termasuk tahapan melengkapi berkas. Sehingga kami berharap agar bersabar, tutupnya