Proyek Gedung Roboh Lukai Sembilan Pekerja, Baja Ringan Tidak Berkualitas
Peristiwa

Proyek Gedung Roboh Lukai Sembilan Pekerja, Baja Ringan Tidak Berkualitas

Depok,(sleman.sorot.co)--Sebanyak 9 pekerja bangunan mengalami luka-luka usai mengalami kecelakaan kerja, Kamis (22/10) sekira pukul 15.30 WIB. Peristiwa itu terjadi di lokasi pembangunan gedung pertemuan salah satu hotel yang beralamat di Jalan Perumnas No 1, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. 

Kapolsek Depok Barat Rachmadiwanto mengatakan, peristiwa bermula saat mandor pembangunan yang bernama Wahyu Hartanto mendengar suara bruk dari arah atas proyek pembangunan. Kemudian setelah dilihat ternyata atap dari bangunan sudah runtuh dan karena saat itu ada rekan yang bernama Wahyu Febriatmoko sedang mengerjakan pemasangan AC dan ada yang di atas atap juga.

Total ada 9 pekerja bangunan yang terkena reruntuhan bangunan tersebut, jelasnya saat dikonfirmasi, Jumat (23/10).


Selanjutnya, para korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Hardjolukito dan Puskesmas Depok III guna pemeriksaan lebih lanjut. Namun karena ada yang mengalami patah jari maka selanjutnya di bawa ke RS terdekat.  

Atas peristiwa tersebut, para pekerja bangunan langsung menghubungi petugas Polsek Barat guna melakukan pengamanan dan pemeriksaan lebih lanjut. Petugas yang mendapatkan informasi lantas mendatangi lokasi kejadian, untuk proyek pembangunan selanjutnya diberi garis polisi guna penyelidikan.

Dugaan sementara, baja ringan yang digunakan bahannya tidak berkualitas,” lanjutnya.

Sedangkan 9 nama korban pekerja bangunan tersebut yakni Rudiyanto (37) warga Kalangan I RT 003 RW 008, Desa Ngipak, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, mengalami luka di kepala, siku kanan dan pergelangan di jahit dan putus urat jempol kiri, Syamsul Afandi (23) warga Puntuk Kulon RT 008 RW 002, Desa Ngleri, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul mengalami luka sobek di jari. 

Doni Satria (20) warga Bandung, Desa Sumberrejo, Kecamatan Mertoyudan, Kecamatan Magelang, mengalami luka sobek di telapak tangan kanan, dahi dan kepala bagian belakang di jahit. Muhammad Choiri (34) warga Sumberrejo, Ngleles, Juwangi, Boyolali, mengalami luka di kepala dan lutut sobek, Rudi Salam (25) warga Dusun Lengkong RT 003 RW 006 Sobi Geyer, Grobogan luka robek di kepala dan lutut kiri. 

Sedangkan korban Sunarto (25) warga Tuwung RT 05 RW 05, Suru Geger, Grobogan mengalami keseleo kaki kanan, Syamsul Afandi mengalami luka sobek di tangan kanan kiri, Fajar Andi (17) warga Dusun Gandu RT 004 RW 007 Desa Sendangtirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman. Sedangkan satu korban mengalami patah jari masih dalam pendataan kami, karena belum diketahui identitasnya, tutup Rachmadiwanto.

Informasi yang diperoleh, semua pekerja yang terluka sudah ditangani oleh tenaga medis. Pihak hotel pun bersedia bertanggung jawab penuh atas kesembuhan para pekerja.