Tidak Pakai Masker, 23 Pengendara Dihukum Sebutkan Pancasila dan Nyanyi Indonesia Raya
Peristiwa

Tidak Pakai Masker, 23 Pengendara Dihukum Sebutkan Pancasila dan Nyanyi Indonesia Raya

Depok,(sleman.sorot.co)--Sebanyak 23 orang pengendara terjaring operasi non yustisi yang diadakan oleh Polsek Depok Barat. Operasi non yustisi dilaksanakan di Jalan Perumnas, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Kamis (22/10) sekira pukul 09.00 hingga 10.30 WIB.

Kapolsek Depok Barat Rachmadiwanto mengucapkan dari 23 pelanggar tersebut, 18 orang mendapatkan sangsi berupa teguran lisan dan 5 orang diberikan sangsi teguran tertulis. Terhadap semua pelanggar diberi hukuman berupa menghafal Pancasila dan menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya agar supaya tidak melakukan pelanggaran kembali dan mematuhi protokol kesehatan.

Semoga dengan pemberian hukuman tersebut, para pelanggar tidak melakukannya lagi dan patuh terhadap protokol kesehatan, jelasnya saat di konfirmasi. 


Rachmadiwanto menambahkan operasi ini untuk melakukan penerapan disiplin dan penegakan hukum guna mencegah penyebaran virus covid- 19 di wilayah Polsek Depok Barat. Hal itu sesuai Perbup Sleman Nomor 37 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Diesease 2019. 

Sasaran utamanya yakni kepada masyarakat pengendara sepeda motor maupun mobil yang diketahui tidak memakai dan menggunakan masker secara baik dan benar. Petugas yang terlibat ada 17 personil dari kepolisian, 1 personil dari TNI dan 1 personil dari Satpol PP Kecamatan Depok. 

Kami akan tetap melakukan operasi hingga para pengguna jalan raya taat dalam penggunaan masker, pungkasnya.