Lawan Komplotan Pencuri, Mahasiswa Asal Maluku Terkena Sabetan Kapak
Hukum & Kriminal

Lawan Komplotan Pencuri, Mahasiswa Asal Maluku Terkena Sabetan Kapak

Depok,(sleman.sorot.co)--Komplotan pencuri yang diduga berjumlah 3 orang beraksi di sebuah kamar kos yang berada di Jalan Wirajaya Nomor 312, Gejayan RT 01/29, Desa Condongcatur, Kecamatan Depok, Sleman pada Rabu (30/01/2019) sekitar pukul 03.30 WIB. Akibat kejadian tersebut seorang mahasiswa bernama Tope (23), asal Maluku Utara mengalami luka berat di kepala karena memberikan perlawanan. 

Ditemui di lokasi kejadian, Tope menceritakan aksi pencurian sekaligus penganiayaan yang dialami. Peristiwa bermula saat ia sedang bermain handphone di kamar kosnya sekira pukul 03.30 WIB. Saat itu, pintu kamar kosnya dalam keadaan terbuka, sedangkan pintu kamar kos lain sudah dalam keadaan tertutup.

Saat asyik bermain handphone, tiba-tiba datang seorang laki-laki muda tidak dikenal masuk ke kosnya. Kemudian laki-laki tersebut bertanya kos kepada saya, dan saya sudah mulai curiga karena masa ada orang bertanya kos pada jam dini hari, ucapnya Sabtu (02/02/2019).

Setelah bertanya, lanjut Tope, laki-laki tersebut keluar ke arah pagar kos. Namun beberapa saat kemudian dia masuk kembali bersama seorang rekannya. Sedangkam, satu orang lainnya menunggu di depan pagar kos.  

Saat mereka masuk, salah satu dari pelaku mengunci leher, dan mengancam sambil menunjukkan benda tajam seperti kapak dan juga pistol. 

Merasa nyawanya terancam, saya akhirnya melakukan perlawanan. Terjadi ribut-ribut sekitar 1 menit. Kejadian selesai usai saya berteriak minta tolong, kata Tope.

Salah satu pelaku yang mengunci leher korban terjatuh saat terjadi ribut-ribut di kamar, namun temannya yang lain memukul kepala korban dengan kapak yang dibawanya. Pistol yang dibawa oleh salah satu pelaku juga terjatuh di kamar korban saat keduanya melarikan diri. 

Setelah memukul saya, mereka langsung lari keluar dan langsung pergi dengan satu motor yang diduga jenis matic berboncengan tiga orang, ketika tetangga kos saya keluar, tambahnya.

Meskipun tidak ada kerugian harta benda, akibat kejadian tersebut korban mengalami luka berat di kepalanya dan harus dijahit dengan 12 jahitan.

Atas peristiwa tersebut, saya hari ini berencana untuk melaporkan ke Polsek Depok Timur, karena wilayah kejadian berada di wilayah hukum Polsek Depok Timur, tutupnya.