Lakukan Kejahatan Klitih, Empat Remaja Putus Sekolah Dibekuk Petugas
Hukum & Kriminal

Lakukan Kejahatan Klitih, Empat Remaja Putus Sekolah Dibekuk Petugas

Ngaglik,(sleman.sorot.co)--Petugas gabungan dari Unit Reskrim Polsek Ngaglik, Polres Sleman dan Tim Progo Sakti Polda DIY menggelar operasi anti klitih, Kamis (3/1). Dalam operasi ini petugas berhasil mengamankan empat remaja yang diduga melakukan tindakan kejahatan klitih yang dinilai sudah meresahkan masyarakat.

Kapolres Sleman AKBP Rizky Ferdiansyah, mengungkapkan, empat pelaku masing-masing berinisial GO (19) warga Kecamatan Turi, RS (16) warga Kecamatan Depok, AJ (17) warga Kecamatan Ngaglik, dan AW (17) warga Kecamatan Tepus, Gunungkidul. Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah senjata tajam (sajam) jenis celurit modifikasi, tiga helm dan dua unit sepeda motor matic yang digunakan saat beraksi.

"Keempatnya berhasil diamankan kemarin di rumahnya masing-masing. Dari hasil pemeriksaan penyidik, para pelaku ini merupakan remaja putus sekolah," ungkap AKBP Rizky Ferdiansyah Jumat (4/1).

Ia menjelaskan, keempat pelaku diketahui telah melakukan aksi pembacokan menggunakan sajam di lima lokasi berbeda di wilayah Sleman. Aksi itu dilakukan pada Minggu (30/12/2018) dini hari di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Jalan Pendowoharjo dan Jalan Kaliurang. 

Akibat ulah para pelaku, dua orang menjadi korban dengan luka-luka dan hingga saat ini masih dirawat di Rumah Sakit. Korban diketahui berinisial SS (17) warga Danurejan, Kota Yogyakarta dan RF (17) warga Kecamatan Godean, mengalami luka bacok di bagian punggung.

Dari pengakuan para pelaku, mereka tidak ada motif khusus tetapi hanya berniat melukai korban secara acak. Ada juga pelaku yang mengkonsumsi miras dan obat terlarang sebelum beraksi,” terangnya.

Meski masih di bawah umur, namun para pelaku akan diproses secara hukum dan akan dijerat dengan UU Darurat 12/1951, Pasal 170 KUHP dan Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.