Polsek Ngaglik Bekuk Tiga Anggota Komplotan Spesialis Pembobol Minimarket
Hukum & Kriminal

Polsek Ngaglik Bekuk Tiga Anggota Komplotan Spesialis Pembobol Minimarket

Ngaglik,(sleman.sorot.co)--Jajaran Unit Resrkim Polsek Ngaglik berhasil membekuk tiga orang pelaku pencurian dengan pemberatan yang kerap berulah di wilayah Sleman dan sekitarnya. Para pelaku masing-masing berinisial NR (33), IS (26) dan W (35), ketiganya warga Wonosobo Jawa Tengah, ditangkap di wilayah Banyumas, pada Kamis 8 November 2018.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga berhasil menyita barang bukti antara lain 1 buah linggis besar, 1 buah linggis tanggung, 1 buah bor tangan, 2 buah obeng min, 1 buah obeng plus, 1 buah mata bor panjang dan 2 buah mata bor pendek.

Ketiga tersangka sudah kita tahan. Kita juga masih mengejar satu orang berinisial RN warga Wonosobo, yang bertindak sebagai penadah barang-barang hasil kejahatan,” ujar Kapolsek Ngaglik Kompol Danang Kuntadi didampingi oleh Kanit Reskrim Polsek Ngaglik Iptu Budi Karyanto, dihubungi Selasa (13/11/2018).

Danang menjelaskan, ketiganya dikenal merupakan spesialis pembobol mini market dan sudah kerap berulah di wilayah Sleman seperti di Godean, Turi dan Ngaglik. Pada aksinya di wilayah Ngaglik, komplotan ini melakukan pencurian di Toko Alfamart yang berada di Dusun Mindi, Sukoharjo, pada Kamis 18 Oktober 2018 dengan kerugian sekitar Rp 17 juta. 

Modus operandinya, para pelaku membobol tembok Alfamart di bagian belakang. Setelah itu, para pelaku masuk ke dalam toko dan mengambil barang-barang yang ada di dalam toko,” jelas Kapolsek.

Berdasarkan laporan dari pengelola minimarket tersebut, jajaran Opsnal Satreskrim Polres Sleman bekerjasama dengan Unit Opsnal Satreskrim Polsek Ngaglik melakukan penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan rekaman CCTV di minimarket tersebut, petugas dapat mengedentifikasi para pelaku, dan melakukan pengejaran. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap saat menginap di sebuah hotel di Banyumas Jawa Tengah, sebelum melarikan diri ke Jakarta.

Sementara itu, sebelum menjalankan aksinya komplotan ini melakukan pengintaian terhadap toko yang akan jadi sasaran. Setelah mendapat sasaran pencurian, para tersangka kemudian mulai bekerja sesuai dengan tugas masing-masing. Adapun sasaran utama dalam pencurian ini adalah rokok, dan barang curian tersebut kemudian dijual pada seorang penadah.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya para tersangka akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun kurungan penjara,” tandas Kapolsek.