Menristekdikti: Akhir Tahun, Indonesia Bakal Produksi Motor Listrik Canggih
Peristiwa

Menristekdikti: Akhir Tahun, Indonesia Bakal Produksi Motor Listrik Canggih

Mlati,(sleman.sorot.co)--Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir membuka Pameran Inovasi Inovator Indonesia Expo (I3E) 2018 di Jogja City Mall, Kamis (25/10/2018). Pameran sebagai ajang mempromosikan produk-produk inovasi teknologi hasil karya anak bangsa ini digelar mulai 25 Oktober hingga 28 Oktober.

Dalam sambutannya Mohamad Nasir mengungkapkan, di dalam riset pada tahun 2014, publikasi Indonesia dinilai masih rendah dibandingkan dengan negara lain. Publikasi Indonesia sebanyak 5.250, Thailand 9.500, Singapore 18.000, Malaysia 28.000.

Kita sangat jauh dibanding Negara-negara lain, sementara jumlah perguruan tinggi di Indonesia jauh lebih besar. Jumlah dosennya juga jauh lebih banyak, yakni 267 ribu. Sehingga inovasi yang dihasilkan juga sangat rendah yakni pada tahun 2014 hanya sebanyak 15 inovasi yang bisa dilakukan startup (perusahan rintisan),” ujar Mohamad Nasir.

Guna meningkatkan jumlah startup di Indonesia, pemerintah mengeluarkan kebijakan dengan pendekatan sumberdaya manusia. Hasilnya, lanjut Mohamad Nasir, dengan pengembangan yang dilakukan oleh kemenristekdikti, pada tahun 2015 jumlah startup meningkat menjadi 52 startup dari tahun sebelumnya yang hanya 15 startup. Kemudian pada tahun 2016, meningkat menjadi 203 startup, tahun 2017 menjadi 661 startup dan pada tahun 2018 mencapai 956 startup dari target 850 startup. 

Target di akhir tahun 2019 nantu kami targetkan bisa di angja 1000 startup. Iran dalam 10 tahun mencapai 1.000 startup, Indonesia harapannya selama lima tahun mampu mencapai 1.000 startup,” tuturnya.

Sementara itu, dalam inovasi industri, Menristek menyebut, dalam waktu dekat ini tepatnya di akhir Desember 2018 akan memproduksi motor listrik secara massal. Motor listrik yang dinamai ‘gesit’ ini memiliki beberapa keunggulan 88 persen menggunakan bahan lokal dan sisanya impor. Dibandingkan dengan motor listrik dari Taiwan, China dan Jepang , motor gesit buatan Indonesia memiliki speedometer yang juga berfungsi sebagai handphone.