Buka Kawah Kepemimpinan Pelajar, Mendikbud Ingin Pelajar Jadi Pemimpin Masa Depan
Pendidikan

Buka Kawah Kepemimpinan Pelajar, Mendikbud Ingin Pelajar Jadi Pemimpin Masa Depan

Pakem,(sleman.sorot.co)--Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhadjir Effendy membuka kegiatan Kawah Kepemimpinan Pelajar (KKP) siswa SMP DIY di Griya Persada Convention Hotel, Kecamatan Pakem, Selasa (23/10) malam. Kegiatan yang diikuti oleh 600 pelajar SMP ini dijadwalkan akan berlangsung selama 4 hari mulai Selasa (23/10) hingga Jumat (26/10).

Mendikbud Muhadjir Effendy mengungkapkan, dalam kegiatan ini para siswa dilatih untuk bisa menjadi seorang pemimpin bangsa di masa mendatang. Menurutnya, nasib bangsa Indonesia di masa depan berada di tangan generasi muda termasuk para pelajar peserta kegiatan Kawah Kepemimpinan Pelajar.

Dengan upaya ini kita bisa memperkuat pendidikan karakter pada anak-anak kita yang sejak tahun lalu sudah menjadi bagian dari instruksi presiden untuk penguatan pendidikan karakter di sekolah-sekolah kita. Manfaatkan betul tempat ini untuk berlatih. Sekarang kamu pelajar, tetapi yang akan datang kamu jadi pemimpin bangsa ini. Student today leader tomorrow,” ungkapnya di depan peserta kegiatan Kawah Kepemimpinan Pelajar.

Ia berarap, para pelajar untuk fokus dan semengat dalam mengikuti kegiatan Kawah Kepemimpinan Pelajar dengan mendengarkan arahan dari para trainer dan mampu melaksanakan tugas yang diberikan. 

Sementara itu, Direktur Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah, Hamid Muhammad, menjelaskan kegiatan ini digelar dalam rangka implementasi Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Kegiatan ini juga untuk melakukan pembinaan karakter dan memperkuat sifat kepemimpinan bagi para siswa dengan bagi setiap siswa siswi yang mengikutinya

Tujuan dari acara ini adalah untuk melatih dan memperkuat jiwa kepemimpinan siswa, membentuk budi pekerti siswa yang dilakukan melalui jiwa kepemimpinan kemudian menjalin dan mempererat persahabatan siswa,” jelas Hamid Muhammad.

Selama empat hari para peserta akan diberikan materi teoritik dan praktik dari Direktorat Pembinaan SMP, Badan Narkotika Nasional (BNN), Klinik MIPA (Kampung Matematika) dan Motivator. Pemberian materi teori dilakukan dengan diselingi permainan edukatif, sehingga kegiatan akan lebih menarik. Sedangkan untuk praktik kepemimpinan dilakukan dengan permainan dan simulasi kelompok maupun tugas pribadi.