ACT DIY Berangkatkan 6 Truk Bantuan Kemanusiaan Menuju Palu Donggala
Sosial

ACT DIY Berangkatkan 6 Truk Bantuan Kemanusiaan Menuju Palu Donggala

Sleman,(sleman.sorot.co)--Uluran kepedulian korban gempa di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah terus mengalir. Jum’at siang (5/10) Aksi Cepat Tanggap (ACT) DIY memberangkatkan sebanyak enam truk berisi bantuan kemanusiaan menuju Sulawesi Tengah. Bantuan logistik berupa bahan pokok, pakaian, kebutuhan sanitasi, serta logistik lainnya, diberangkatkan dari Universitas Islam Indonesia (UII).

Ini merupakan pemberangkatan truk kemanusiaan pertama yang akan menuju Palu, Alhamdulillah dari persiapan yang cukup singkat, kita bisa memberangkatkan enam truk yang berisi bantuan logistik untuk saudara-saudara kita di Palu dan Donggala,” ujar Kepala Cabang ACT DIY, Agus Budi Hariyadi.

Agus juga menambahkan, bantuan tersebut merupakan bagian dari usaha dari ACT sebagai respon untuk memastikan stok bantuan sesegera mungkin memenuhi posko induk di Palu. Dengan ketersediaan stok bantuan yang mencukupi, secara psikologis akan menenangkan para korban gempa yang saat ini masih dalam kondisi kesulititan. 

Adapun bantuan logistik dari Yogyakarta berasal dari mitra Universitas Islam Indonesia (UII), Masjid Al Furqon, Margaria Group, Karuma Swalayan, Batik Paradise, Medical Volunteer, Bengkel Astra, Butik Delmora, serta bantuan dari masyarakat Yogyakarta.

Rektor UII, Fathul Wahid menyampaikan, duka mendalam atas peristiwa bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah. Guna membantu meringankan beban para korban bencana, pihaknya melakukan upaya untuk menggalang bantuan baik berupa logistic maupun tim medis. Kegiatan serupa juga telah dilakukan saat peristiwa gempa bumi di Lombok Nusa Tenggara Barat bebarap waktu lalu.

Tim tanggap darurat dan tim medis sudah berangkat beberapa hari lalu. Hari ini, UII bersama dengan ACT mengirimkan bantuan logistik ke saudara-saudara kita di area terdampak. Ikhtiar kecil ini adalah tanda cinta kami, simbol empati kami, untuk saudara-saudara kita di sana,” tambahnya.

Truk-truk kemanusiaan yang berangkat dari Yogyakarta akan menempuh jalur darat menuju pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Di pelabuhan nantinya akan diberangkatkan bersama oleh truk-truk logistik dari ACT cabang Jawa Tengah dan Jawa Timur ditambah 1.000 ton beras dari Lumbung Pangan Masyarakat di Blora.

Bertolak dari Surabaya, bantuan logistik yang berasal dari beberapa wilayah akan dilayarkan menggunakan kapal TNI AL menuju Palu, Sulawesi Tengah. Diperkirakan bantuan logistik akan sampai di posko utama di Palu setelah tiga hari perjalanan laut. Digunakannya Kapal TNI AL untuk mengangkut bantuan logistik karena kondisi darurat serta pelabuhan di Palu yang masih kondisi rusak.

Sesampainya di Palu, bantuan kemanusiaan akan diturunkan di posko kemanusiaan ACT untuk diolah diolah didapur umum dan didistribusikan kepada korban gempa dan tsunami yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian.