Kepergok Mencuri Motor, Seorang Pemuda Babak Belur Digebuki Warga
Hukum & Kriminal

Kepergok Mencuri Motor, Seorang Pemuda Babak Belur Digebuki Warga

Ngaglik,(sleman.sorot.co)--Kepergok mencuri sepeda motor di halaman rumah makan, seorang pemuda babak belur dihajar massa, Rabu (12/9). Pelaku yang diketahui berinisial RZ (21), warga Tegalsari RT 1/37 Desa Tirtomartani kecamatan Kalasan, harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Yogyakarta.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Ngaglik Iptu Budi Karyanto, pelaku menjalankan aksi berdua dengan salah satu rekannya berboncengan dengan sepeda motor jenis matic. Keduanya berputar-putar di wilayah Ngaglik untuk mencari sasaran, hingga melihat sebuah sepeda motor jenis Honda Supra bernopol AB 2223 WW yang diparkir di halaman Rumah Makan Padang Femel Berkah di Candi Dukuh, Desa Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik.

Kedua pelaku berhenti tak jauh dari rumah makan, kemudan pelaku RZ selaku eksekutor turun dan mendekati motor yang sudah diincar. Setelah melihat situasi di sekeliling dirasa aman, ia kemudian menuntun sepeda motor itu,” ujar Iptu Budi Karyanto, Kamis (13/9/2018).

Pelakui dengan mudah membawa kabur sepeda motor milik korban bernama Anang Farisal (18) warga Ngrancang RT 85/11 Bleberan, Playen, Gunungkidul, karena motor dalam posisi tidak dikunci stang. Namun pemilik motor yang sedang makan di dalam rumah makan tersebut melihat aksi pelaku dan langsung berteriak maling, sehingga mengundang perhatian warga di sekitar lokasi kejadian. 

Sejumlah warga yang mendengar teriakan itu kemudian mencoba mengejar pelaku yang berusaha kabur membawa motor milik korban kea rah timur. Pelaku akhirnya berhasil diamankan oleh warga sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. Tak ayal lagi langsung jadi bulan-bulanan warga. Akibat luka di sekujur tubuhnya, pelaku kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Selain mengamakan pelaku, petugas juga berhasil menyita sebilah senjata tajam yang dibawa pelaku saat menjalankan aksinya.

Pelaku sudah kami amankan dan untuk sementara dirawat di rumah sakit. Satu rekannya berhasil kabur dari kejaran massa, dan saat ini masih dalam kejaran anggota kami. Untuk identitas sudah kami kantongi, sehingga kami meminta ia untuk menyerahkan diri,” tandasnya.