Karyawan ORI DIY Jadi Korban Curat Modus Pecah Kaca
Hukum & Kriminal

Karyawan ORI DIY Jadi Korban Curat Modus Pecah Kaca

Pakem,(sleman.sorot.co)--Salah satu asisten ORI (Ombudsman Republik Indonesia) Perwakilan DIY, menjadi korban pencurian dengan modus pecah kaca, Rabu (5/9) malam. Peristiwa itu terjadi saat korban Ruliafiah, sedang bertamu ke salah satu relasi kerja Ombudsman di Dusun Nepen, Desa Candibinangun, Kecamatan Pakem.

Menurut Kepala ORI Perwakilan DIY, Budhi Masturi, korban bersama dua pegawai ORI lainnya, Erwinmansah dan M. Rifki Taufikurohman bertamu ke rumah Diah, warga Dusun Nepen, dalam rangka kegiatan sosialisasi. Mobil operasional ORI DIY jenis Toyota Avansa bernomor polisi AB 1870 EH diparkir di jalan tepat depan rumah Diah.

Sekitar 15 menit berselang, ada seorang warga yang memberitahukan kepada Diah bahwa mobil di depan rumahnya dipecah orang tak dikenal. Korban langsung mengecek ke lokasi mobil diparkir, dan menemukan kaca mobil sebelah kanan belakang dalam kondisi pecah. Sedangkan barang-barang di dalam jok belakang sudah raib digondol maling.

Barang-barang yang hilang antara KTP, SIM C, STNK kendaraan mobil, Kartu ATM BNI, Handphone merk sharp MI Aquos dan dompet yang berisi uang tunai senilai Rp 300 ribu. Korban sudah malaporkan kejadian itu ke kantor polisi,” jelasnya, dihubungi Jumat (7/9/2018).

Sementara itu dikonfirmasi secara terpisah, Kapolsek Pakem Kompol Haryanta mengaku sudah menerima laporan dan telah melakukan olah tempat kejadan perkara kasus pencurian tersebut. Hingga saat ini, anggota Polsek Pakem masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap dan menangkap pelaku pencurian dengan pembertan tersebut. 

Kami sudah meminta keterangan dari korban dan saksi-saksi di lokasi kejadian. Kami juga sudah melakukan olah TKP untuk mencari sidik jadi atau jejak yang ditinggalkan pelaku. Sementara masih dalam penyelidikan,” katanya.